Mau Hidup Lebih Bahagia? Sering-seringlah Menraktir Orang!

Saat saya SMA, ada seorang teman dekat yang amat baik hatinya. Dia sering sekali menraktir saya maupun teman lainnya. Saya pernah ditraktir mie bakso dekat rumahnya, juga pecel ayam, pernah KFC, dan sepertinya masih ada lagi.

Rumah orang tuanya pun sering jadi tempat nongkrong & menginap geng kami di SMA. Jangan ditanya, pastinya makanan kami terjamin saat itu.

Dia bukan anak orang kaya raya, keluarganya termasuk golongan menengah pada umumnya. Ia suka menraktir teman-temannya bukan dari uang jajan, tapi dari usahanya sendiri. Ia getol berdagang berbagai hal, seperti sepatu, laptop, jaket, dsb.

Saya melihat dia bahagia banget bisa nraktir-nraktir seperti itu. Ini sesuatu yang membingungkan buat saya dulu, karena kebalikan dengan teman saya itu, saya tidak suka menraktir-nraktir teman.

Kok bisa gitu dia sedemikian royalnya menghabiskan uang untuk orang lain? Padahal dia sudah susah payah mencari uang dari bisnisnya? Baca lebih lanjut

Iklan