Bagaimana Saya Bisa Menjadi Penulis Buku dan Menjualnya di Gramedia

101 Young CEO di rak Best Seller di Gramedia
101 Young CEO di rak Best Seller di Gramedia (credit @mahadaya)

Tahun lalu, tepatnya Agustus 2013, saya resmi menjadi penulis buku. Buku saya yang pertama, judulnya 101 Young CEO, berisi profil 101 orang pengusaha muda Indonesia sukses di bawah 30 tahun, kini dijual di toko buku seluruh Indonesia, seperti Gramedia atau Gunung Agung. Di postingan ini, saya mau cerita perjalanan bagaimana saya bisa menjadi penulis buku.

Seperti kata Steve Jobs, “we can’t connect the dot looking forward“, ternyata saat melihat ke belakang, ke masa lalu saya, banyak sekali titik-titik yang saya lewati dan ternyata saling terhubung. Kesempatan menjadi penulis buku ternyata terbuka dari banyak sekali hal yang dulu saya pikir tidak berhubungan, ternyata kini nyambung.

Begini ceritanya.. Baca lebih lanjut

Boost Your Personal Branding through Digital Marketing

Teman-teman yang berada di Depok dan sekitarnya, yuk hadir di CODE Margonda (atas Venetta System) untuk belajar bareng-bareng mengenai digital marketing hari Minggu ini 🙂

Boost Your Personal Branding through Digital Marketing

 

Dapatkan 10 ilmu praktis dalam membangun brand dan personal brandingmu dalam keriuhan dunia digital. Daftarkan dirimu via Twitter dengan cara mention (+follow) @Selasarcom dan satu temanmu untuk ikutan!

GRATIS!

Minggu, 26 Oktober 2014
10.00 – 12.00 WIB

@CodeMargonda, Depok

CP: Hana 0878-8805-0738

Dipersembahkan oleh Selasar.com, Portal Gagasan Baru Indonesia

Indonesian Students Unite: Pelatihan Kepemimpinan & Pendidikan Karakter bagi SMA/sederajat

Anak SMA
Anak SMA (sumber: panoramio.com/photo/65314705)

Apa yang saya lakukan saat SMA dulu, tahun 2002 – 2005, tidak akan pernah saya sesali. Aktivitas yang saya lakukan pertama kali di SMA dulu, kini membentuk diri saya saat ini. It’s true.

Benarlah kata mendiang Steve Jobs pendiri Apple itu,

You can’t connect the dots looking forward; you can only connect them looking backwards. So you have to trust that the dots will somehow connect in your future.

Apa yang kita lakukan di masa lalu, ternyata saat ini saling terhubung satu sama lain. Saat saya membandingkan Ilman dewasa saat ini dengan Ilman SMA, ternyata apa yang saya capai dan lakukan saat ini, sebagian besarnya berawal dari SMA.

Seperti passion dan profesi saya di bidang digital marketing. Saya tidak akan pernah lupa, setiap jam istirahat dan pulang sekolah, saya beserta beberapa kakak kelas ngumpul di masjid SMA. Kita belajar membuat website. Tanpa komputer apalagi laptop yang saat itu mahal harganya, kita belajar coding HTML dengan kertas. Ya, di atas kertas. Saat sampai rumah, baru kita coba di depan komputer.

Kemudian aktivitas public speaking. Saat ini, entah sudah berapa puluh sharing, seminar, workshop, pernikahan, pelatihan, training, dan sejenisnya yang saya isi. Saya sekarang berani tampil dan bicara di depan umum. Padahal dulu saya ngomong saja terlalu cepat hingga tergagap-gagap. Tapi saat kelas 1 SMA saya dipaksa untuk ikut lomba Abang None tingkat sekolah (saya juara 1, btw), dan itu mengubah hidup saya selamanya.

Kemudian aktivitas menulis. Saat SMA, saya ikut menjadi anggota redaksi majalah ROHIS. Sedikit banyak, saya membangkitkan minat saya di bidang itu. Saat kuliah saya terus ngeblog, akhirnya saya punya kesempatan untuk menulis buku yang bisa dibaca oleh anak muda di seluruh Indonesia, judulnya 101 Young CEO. Buku ini alhamdulillah best seller, sudah tiga kali cetak ulang.

Terakhir, yang paling mengubah diri dan karakter saya, adalah saat saya berorganisasi dalam OSIS dan ROHIS. Saya jadi mengerti arti kepemimpinan, komunikasi, dan bekerja dalam tim. Saat kuliah saya pernah jadi Ketua BEM Fakultas. Kini di kehidupan pekerjaan, semua hal itu sangat terpakai. Dari yang saya lihat, karyawan atau anak magang yang punya karakter kepemimpinan menunjukkan performa kerja yang lebih baik.

Jika Ada Pelatihan Kepemimpinan Saat Dulu Saya SMA..

Saya pasti jadi orang nomor 1 yang ikut.

Sayangnya saat saya SMA, tidak ada (atau saya yang memang tidak tahu?) bahwa ada pelatihan-pelatihan kepemimpinan yang akan sangat bermanfaat bagi diri kita dan orang-orang di sekitar kita nantinya.

Nah, tapi kalau 10 tahunan lalu saya tidak tahu ada pelatihan kepemimpinan untuk anak SMA, sekarang ada lho! Apa Itu?