Jangan Sampai Rezekimu Dipatok Ayam!

bird & worm

Kata orang bule, “early bird get the first worm

Kata orang kita, “jangan bangun kesiangan, entar rejekinya dipatok ayam

Zaman masih sekolah dulu, orang tua selalu mengajarkan bahwa salah satu waktu yang enak buat dipake belajar itu pagi-pagi abis sholat subuh. Sebagai anak yang baik, saya menuruti nasihat itu…tapi bohong xD

Saat itu, saya seringkali bangun terlalu mepet, langsung sholat, mandi dan siap-siap berangkat sekolah deh. Nggak sempat melakukan apapun yang produktif.

Pas kuliah lebih-lebih lagi, karena masuk kuliah lebih siang dari sekolah, saya lebih banyak tidur lagi abis subuh. Excuse-nya sih karena malemnya udah tidur larut, biasanya buat ngerjain tugas.

Begitu sudah bekerja dan menikah, alhamdulillah kebiasaan itu berhasil diubah, dengan bantuan istri saya tentu saja. Dan sekarang, tulisan ini ditulis di pagi yang cerah, ditemani kokok ayam pukul 06.

Yang saya rasakan setelah bangun subuh-subuh lalu tidak tidur lagi setelahnya, adalah lebih produktif. Ya, saya punya waktu yang benar-benar kosong untuk melakukan apapun yang bermanfaat, sebelum disibukkan untuk berangkat bekerja.

Waktu kosong saya kurang lebih dua jam di pagi hari, yaitu jam 05.00 hingga jam 07.00. Selepas sholat Subuh dan mengaji, sebelum mulai masak atau membantu istri mengerjakan pekerjaan rumah, lalu mandi dan berangkat ke kantor.

Apa saja yang saya lakukan? Umumnya, saya melakukan hal-hal berikut ini:

1. Melakukan pekerjaan sampingan di luar pekerjaan kantor
Saya dan istri punya pekerjaan sampingan sebagai web consultant & developer freelance. Kami menangani pembuatan website, serta melakukan optimasi dari website-website yang kami berdua pegang. Tentu pekerjaan ini tidak boleh dikerjakan di waktu kerja, makanya hanya di pagi hari kami bisa melakukan hal ini, sebelum anak bangun. Kalau pulang kerja, kami lebih suka bermain bertiga sebelum tidur

2. Menulis
Secara rutin, saya mengusahakan untuk menulis di blog. Yah, seperti tulisan ini. Waktu dua jam itu sangat tepat untuk menuliskan satu postingan. Dari ide yang terlintas sebelumnya, saya membuat outline tulisan di kepala, lalu menuliskannya.

Kalau dihitung dengan kecepatan rata-rata saya menulis, kira-kira dua jam ini akan menghasilkan postingan sebanyak 3-4 halaman A4, tergantung seberapa matang ide tulisan kita sudah ada di kepala.

3. “Mengasah gergaji”
Alias mempertajam kemampuan diri (ini kebiasaan nomor 7 dari Seven Habits for Highly Effective People oleh Stephen Covey), dengan menambah ilmu.

Jika sedang ada buku seru yang saya baca, salah satu waktu paling tepat untuk membacanya ada di pagi hari. Atau kalau kemarin-kemarinnya saya menemukan artikel menarik dari website atau blog orang yang sudah saya simpan di app Pocket, sekarang saatnya dibaca. Kadang, saya blogwalking ke berbagai blog, membaca cerita dari teman-teman saya.

4. Belajar Qur’an bersama
Kadang-kadang saya dan istri juga suka saling belajar tentang Islam. Bisa membahas ayat, atau mengetes hafalan ayat Al-Qur’an masing-masing.

5. Nonton film
Kalau saya dan istri sedang bermalas-malasan (umumnya hari Sabtu/Minggu, tapi kadang-kadang hari biasa juga hahaha), pagi hari ini kami habiskan dengan menonton film berdua saja di depan laptop. Yah, romantis-romantisan berdua deh mumpung anak tidur hoho..

6. Ngobrol
Hampir sama dengan poin di atas, tujuannya untuk membangun kedekatan sebagai pasangan suami istri, kita ngobrol apaa aja yang bisa diobrolin. Biasanya ini disambi saling mengerjakan pekerjaan rumah, misalnya menyeterika atau melipat pakaian.

Eit jangan salah loh, walau terasa tidak produktif, tapi membangun kedekatan seperti ini penting juga lho. Kalau sebagai pasangan kita memiliki ikatan emosional, komunikasi, dan rasa saling mencintai yang kuat, saat melakukan aktivitas di luar, kita pun akan menjadi kuat pula 😉

Kalau kamu sendiri bagaimana? Berapa jam waktu kosongmu di pagi hari sebelum melakukan aktivitas rutin, dan apa hal yang biasa kamu lakukan?

Seberapa sering cacingmu dipatok ayam? ;))


Photo Credit: @EffStopp via Compfight cc

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s