6 Penyebab Kegagalan Bisnis yang Umum Terjadi

Gagal dalam Bisnis (Ilustrasi)

Bagi para pengusaha atau calon pengusaha, kegagalan pasti merupakan hal terakhir yang dipikirkan. Iya lah, memulai apapun, termasuk bisnis, pastinya harus optimis kan?

Tapi kenyataannya, kegagalan itu selalu berdampingan dengan keberhasilan. Selalu ada lembah yang dilewati terlebih dahulu sebelum berhasil mencapai puncak.

Nah, dari membaca berbagai profil pengusaha, saya menarik beberapa benang merah mengenai penyebab kegagalan-kegagalan bisnis mereka. Apa saja? Ini dia penyebab kegagalan bisnis

Novel Teka Teki Terakhir, Salah Satu yang Terbaik yang Pernah Saya Baca!

Teka Teki Terakhir

Saya mau membuat pengakuan jujur. Walaupun saya amat sangat suka membaca, saya tidak suka membaca novel. Sedikiit sekali saya novel yang pernah saya baca, itu pun hanya yang best seller nasional atau internasional. Beberapa di antaranya seperti Laskar Pelangi, 5 cm, The Alchemist, salah satu buku Harry Potter, saking sedikitnya saya sampai tidak ingat yang lain, hahaha. Mengapa? Hmm, masalah preferensi saja. Saya jauh lebih suka membaca buku-buku non-fiksi.

Sampai pada akhirnya bulan lalu, sebuah judul novel baru mengusik perhatian saya. “Teka Teki Terakhir“, karya dari Annisa Ihsani. Ia adalah salah seorang teman dekat saya, kami satu SMA dan satu jurusan kuliah. Memang, rasanya akan sangat jahat untuk tidak membeli dan mengapresiasi karya pertama kali seorang teman dekat. Tapi bukan itu yang membuat saya akhirnya memutuskan membeli buku Teka Teki Terakhir ini. Apa saja alasannya?

Tips Latihan Speaking & Listening Bahasa Inggris yang Mudah & Menyenangkan

2680057771_97ee6f348b

Kantor tempat saya kerja sekarang mengharuskan saya untuk sering berkomunikasi dengan bule dari New Zealand, lewat Skype calling. Fiuh, tak terbayang kalau saya masih belum pede untuk ngobrol dalam bahasa inggris aktif. Bisa-bisa saya kerjaan kantor nggak selesai.

Untunglah, seperti saya ceritakan di tulisan kemarin, sejak tahun 2009 kemarin, saya sudah pede untuk berkomunikasi dengan bule beneran. Walaupun demikian, saya terus latihan sendiri hingga saat ini, mengasah kemampuan speaking dan belajar bahasa inggris aktif saya.

Supaya bisa cas-cis-cus ngobrol bahasa inggris, belajarnya cuma dua hal: listening dan speaking. Dan cara belajarnya bisa sangat mengasyikkan kok, bahkan nggak harus bayar!

Bagaimana cara latihan speaking & listening bahasa inggris?

Ini Caranya Supaya Percaya Diri Ngobrol dalam Bahasa Inggris

Conversation in english

Siapa pernah berbicara dengan native english speaker, alias orang bule beneran? Bagaimana rasanya pertama kali ngobrol dengan bule?

Saya tidak akan lupa, saat itu tahun 2009, saya di semester terakhir saya di kampus. Saya membantu pelaksanaan WordCamp Indonesia, kumpul2nya pecinta WordPress yang pertama kalinya di Indonesia. Saat itu kita mengundang Matt Mullenweg, Founder dari WordPress ke Indonesia!

Saya diajak oleh mas Valent Mustamin, organizer acara tersebut, untuk menjemput Matt di bandara Soekarno Hatta. Dalam perjalanan menuju bandara, saya gelisah sekali. Deg-degan. Keringat dingin. Nanti gw ngomong apa sama Matt? 

Iya, saya belum pede cas-cis-cus dalam bahasa inggris.

Saya belum pede ngobrol bahasa inggris, padahal..

Ketika Ibu Jatuh, Cinta!

“Ketika Ibu jatuh dulu, Ibu tidak langsung bangkit. Ibu teruskan dengan bersujud, minta kekuatan oleh Sang Maha Kuat,” ibuku meneruskan ceritanya.

“Ibu benar-benar tidak punya apa-apa saat itu. Bahkan semangat hidup pun hampir tidak ibu miliki.”

“Ayah?” tanyaku. “Do’akan saja ayahmu, sekarang ibu sudah memaafkan dan melupakannya.”

Sambil memelukku, ibu menutup, “jadilah wanita yang kuat, yang akan terus bangun lagi saat jatuh. Jadilah wanita yang lebih kuat dari ibumu ini ya, Cinta!”

*) Flash fiction pertama. Percobaan pertama sekali menulis fiksi
*) 71 kata, tidak termasuk judul dan catatan kaki ini.
*) Ditulis untuk Monday Flash Fiction Prompt #46 : Ketika Ibu Jatuh Cinta
*) Sengaja memplesetkan judulnya biar berbeda 😀

Ini Cara yang Sopan dalam Meminta Tolong ke Orang Lain

we are the world

Minggu lalu, ada sebuah SMS tiba-tiba masuk (sudah ditulis ulang tanpa mengubah kata dan makna agar lebih enak dibaca):

Assalamu’alaikum wr.wb.

Salam kenal mas, saya Irfan mahasiswa UPI Bandung.. Saya tahu mas pernah jadi Mapres (Mahasiswa Berprestasi) di Fasilkom UI.. Kalo boleh, saya mau minta karya tulisnya.. Kebetulan saya juga tertarik dengan ajang pemilihan mapres.. Terimakasih.. Maaf mengganggu

Saya lalu bertanya apa alamat emailnya dan dari mana dia tahu nomor HP saya.

[censored]@yahoo.com. Tahunya dari slidenya mas Ilman yg dari Slideshare.. Saya juga dulu pernah SMS mas.. Makasih sebelumnya mas.. Saya terinspirasi dari prestasi mas Ilman yang ada di salah satu PDF mas tentang training CV..

Menurutmu, saya akan mengirim karya tulis mapres saya ke emailnya nggak?

Di kesempatan lain, ada sebuah email masuk dari subscriber blog saya (juga sudah ditulis ulang tanpa mengubah kata dan makna agar lebih enak dibaca):

Terimakasih banyak mas ilman ilmunya. Memberi tanpa saya minta 🙂

Oya, kebetulan saya lagi mengembangkan organisasi sosial di universitas jember yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan, ke depan akan kita kembangkan lagi ke bidang pertanian. Karena jember memiliki potensi pertanian yang sangat unggul.

Selama perjalanannya hampir 2 tahun ini berbagai permasalahan kami temukan yang mencoba mengganggu keistiqomahan kami. Dan salah salah satunya terkait fundrising.

Sangat senang klo mas ilman mau berbagi cara-cara tembus di perusahaan untuk dapatkan dana-dana CSR, atau yang lainnya. Mungkin juga ada contoh proposal dan list perusahaan yang bisa kami masuki.

Terimakasih mas ilman,

Best wishes.

Untuk permintaan yang ini juga, menurutmu saya bakal balas emailnya dan membantunya nggak?

Sepertinya cukup jelas ya, untuk kedua permintaan tolong di atas, saya pasti akan membantu mereka dengan sangat amat senang hati.

Minta tolong kepada orang lain itu mudah lho sebenarnya. Baik minta tolong secara langsung khususnya untuk orang yang sudah kita kenal, atau minta tolong ke orang yang tidak kita kenal lewat SMS & email (media lain seperti Twitter termasuk). Mudah, karena dasarnya setiap orang PASTI mau menolong.

Meskipun cukup mudah, sayangnya masih ada yang belum tahu cara yang sopan dan baik untuk meminta bantuan kepada orang lain. Saya pernah loh menerima yang seperti itu 🙂

Oleh karena itu, di postingan ini saya mau mencoba berbagi caranya meminta tolong kepada orang lain. Khususnya ke orang yang kita belum kenal secara pribadi, lewat media SMS & email seperti contoh yang ada di atas.

Bagaimana cara minta tolong ke orang lain?

Memilih Jokowi Jadi Presiden RI atau Tetap Jadi Gubernur DKI?

Kemarin, lewat status saya di Facebook, saya melakukan survei kecil-kecilan di kalangan teman-teman saya, apakah mereka mendukung Jokowi jadi Presiden RI, atau mereka mendukung Jokowi tetap jadi Gubernur DKI.

survei Jokowi

Hasilnya, dari 23 orang yang voting, 10 orang mendukung Jokowi sebagai Presiden RI, 13 orang mendukung Jokowi masih jadi Gubernur DKI.

Menarik nih, lihat obrolan-obrolan teman-teman saya yang mendukung Jokowi sebagai Presiden. Sebagai orang yang mendukung Jokowi jadi Presiden RI tapi nggak untuk 2014 ini, saya mau menuliskan alasan-alasn mereka yang mendukung Jokowi jadi Presiden di status saya tersebut plus opini saya terhadap alasan-alasan tersebut.

Apa saja alasan-alasan itu?