Perjalanan BaliDiSo (bag. 3): Bali Digital Society

@danuandri, @fanabis, @saifulmuhajir, gw

Rabu-Kamis, 19-20 Desember 2012 yang lalu, gw ke Bali atas undangan Telkom, yang sedang meluncurkan Bali DiSo: Bali Digital Society ini bagian ketiga dari empat tulisan.

Apa itu Bali DiSo | Bali Digital Society? Selain tagline Menjadikan Bali Sebagai Smart Cultural Island, jawaban lengkapnya ternyata masih harus menunggu acara yang masih akan dimulai 1,5 jam lagi.

Seperti biasa, dateng event itu nggak bakal afdhol kalo nggak networking. Gw pun berkenalan dengan sesama blogger/tweeps dari Bali.

Gw kenalan, ngobrol, sambil makan malem dengan @danuandri dari Bali Outbound, @yunaelis, mas @hendrawsaputro technopreneur dari Bali, @Mahayanthi, @gusadhii, dan masih ada lagi tapi nggak ngobrol banyak jadi lupa siapa aja hehe..

bersama @Mahayanthi
bersama @Mahayanthi
bersama @gusadhii
bersama @gusadhii

Ngomong-ngomong makan malem, alhamdulillah dapet juga kesempatan wisata kuliner! Menu prasmanannya yang khas Bali ada ayam betutu (ayam yang dibumbuin khas gitu ~ entah apa bumbunya), sate lilit (terbuat dari ikan yang dihancurkan & dicampur bumbu terus dililit di bambu & dibakar), yang enak itu sambel khas namanya “lupa” yang terbuat dari campuran bawang merah & sejenis serai. Muaknyuss!

Akhirnya, Bali DiSo | Bali Digital Society pun Diperkenalkan

Setelah dibuka dengan tari Bali kontemporer, Bali DiSo | Bali Digital Society pun diperkenalkan oleh bapak Joddy Hernady, SGM Innovation & Design Center Telkom.

Bahasa mudahnya, pariwisata Bali + infrastruktur teknologi + layanan teknologi = Bali DiSo | Bali Digital Society.

Bali dipilih oleh Telkom karena merupakan jendela utama Indonesia di mata dunia dan yang memberikan sumbangsih terbesar pariwisata di seluruh Indonesia.

Telkom ingin ngasih pengalaman Always Connected Traveler kepada para wisatawan, sebelum, saat, dan setelah dari Bali.

  • Sebelum ke Bali: wisatawan bisa melihat-lihat apa aja tujuan wisata yang ada di Bali dan merencakanan itinerary plan
  • Sebelum ke Bali: mereka bisa booking tiket pesawat, penginapan, rental kendaraan, secara mudah.
  • Saat di Bali: mereka dimanjakan dengan WiFi yang selalu konek, jadi bisa berbagi di Twitter, Facebook, atau upload-upload di YouTube
  • Saat di Bali: mereka bisa bayar-bayar dengan mudah karena semua udah konek dengan electronic payment 
  • Setelah pulang dari Bali: mereka bisa berbagi cerita dengan lengkap, pengalaman mereka berada di Bali

Kira-kira beginilah:

Bali DiSo - Always Connected Experiences
Bali DiSo – Always Connected Experiences

Yang paling diinget tentang Bali DiSo, dan yang paling banyak diretweet orang-orang, adalah

Bahkan tahun ini aja, udah ada ~3.000 WiFi di Bali! Pantas saja banyak sekali WiFi yang kita deteksi sejak mendarat di Bali.. Dan jumlahnya bakal bertambah lagi jadi 50.000 WiFi Access Point di tahun 2014 nanti.

Apa tujuan Bali Digital Society ini? Jelas untuk mendorong pariwisata & perekonomian di Bali. Supaya pengusaha kecil-menengah-besar, yang punya hotel/penginapan, yang punya restoran, yang punya sewa kendaraan, yang punya tempat oleh-oleh, yang punya objek wisata, dsb, makin meningkat perekonomiannya, jadi besar juga pendapatan negara.

Gini kali ya:

Bali Digital Society (membuat berwisata di Bali makin menyenangkan) –> wisatawan banyak yang datang –> penggunaan penginapan, restoran, objek wisata, dll makin meningkat –> perekonomian rakyat Bali meningkat –> pendapatan daerah asli Bali meningkat –>  pajak negara meningkat –> semua senang! 😀

Saya DUKUNG Pak, saya DUKUNG!

Belum Rezeki Dapet Doorprize

Di akhir acara, kejutan besar menanti. Ternyata Telkom menyediakan 7 gadget untuk hadiah! Ada 3 BlackBerry Curve, 2 Samsung Galaxy Note, dan 2 HTC Sensation. Di setiap pertanyaan dari MC, gw selalu heboh angkat tangan supaya diperhatiin MC. Tapi MC-nya cuma bolak-balik di sekitar tempat duduk gw, tapi ngasih kesempatan nanya ke yang lain.

Rezeki gadget jatuh ke @saifulmuhajir yang berhasil jawab dengan benar pertanyaan kedua, dia dapet BlackBerry Curve. Di beberapa pertanyaan selanjutnya, kesempatan jawab datang ke mas @fanabis, tapi namanya belum rezeki, jawaban dia masih kurang tepat. Yah, sama juga dengan gw, belum rezeki juga dapet gadget gratisan hehe.

Tapi alhamdulillah loh, gw juga nggak sedih, karena di goodie bag acaranya ada powerbank 3.000 mAH! Yeay, ini sih yang lebih gw butuhkan 😀

Mini Power Bank 300 mAh
Mini Power Bank 300 mAh

After Party, Nongkrong Di Mana Kita?

Selesai acara, kita terutama mas @fanabis pengen banget supaya kita bisa duduk-duduk & nongkrong di tempat atau warung kopi yang “Bali banget”. Tapi, udah keliling sepanjang jalan Kartika Plaza antara guest house kita dengan tempat acara, nggak ada tuh tempat nongkrong kaya begitu. Di sepanjang jalan adanya tukang souvenir, tukang tato, mini market, dan restoran/cafe.

Akhirnya, kita berakhir nongkrong di Lawson juga 😀

Oh iya, gw janjian sama sahabat gw semasa kuliah, @nuladwpambudi yang sekarang lagi berkarier di Bali, buat ketemuan &  ngobrol-ngobrol. Jadi deh kita nongkrong berempat di Lawson 😀

Bersama @nuladwpambudi
Bersama @nuladwpambudi

(bersambung)

Lihat juga:

Tulisan dari mas @fanabis:

Tulisan dari @saifulmuhajir:

Asyiknya Menikmati Pengalaman ‘Always Connected Traveler’

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s