Perjalanan BaliDiSo (bag. 2): di Bali!

Di Gapura menuju Guest House Billy Pendawa

Rabu-Kamis, 19-20 Desember 2012 yang lalu, gw ke Bali atas undangan Telkom, yang sedang meluncurkan Bali DiSo: Bali Digital Society ini bagian kedua dari empat tulisan.

Karena acara masih nanti sore pukul 18.00 WITA dan kita sampai Bali jam11.00, kita pun sempet-sempetin keliling, karena besok Kamis pagi udah pulang lagi.

Saat keliling, gw, mas @fanabis & @saifulmuhajir menemukan sesuatu yang menarik dari Bali, dan belakangan gw baru tahu kalo itu berhubungan dengan Bali Diso | Bali Digital Society!

Tempat kegiatan kita di Bali berpusat di daerah Kuta, tepatnya di Jl. Kartika Plasa. Guest house gw namanya Billy Pendawa, di gang Pendawa, dan tempat launching Bali Digital Society itu di Discovery Kartika Plaza Hotel, yang jaraknya nggak sampai 500m dari guest house. Dari Bandara ga sampe 15 menit!

Kuta, Bali
A: tempat gw nginep, B: tempat acara

Gw nginep di guest house, bukan hotel, jadi pelayanan & fasilitasnya nggak selengkap hotel. Tempatnya standar lah, nyaman dan enak, tapi udah ada WiFi-nya, lumayan pula!

guest house Billy Pendawa
guest house Billy Pendawa
guest house Billy Pendawa
guest house Billy Pendawa

Jalan-jalaan!

Kita makan siang sambil jalan-jalan di Beach Walk, mall persis di seberang pantai Kuta. Sambil makan ayam betutu, kita bisa ngeliat ombak & kena semilir-semilir angin pantai gitu, wuuuush!

Beach view, dari Beach Walk mall
Beach view, dari Beach Walk mall

Selese makan, kita beli oleh-oleh dulu deh buat keluarga di Jakarta. Ternyata ada satu tempat namanya Krisna, yang jadi pusatnya oleh-oleh! Dari makanan, mainan, kain-kain, baju, kaos-kaos, sampe aksesoris khas Bali, semua ada di sana! Jadi cukup dateng ke satu tempat itu buat belanja semua oleh-oleh.

Masalahnya, Bali itu nggak punya jajanan khas yang bisa dibawa pulang misalnya kaya wingko babat/lumpia dari semarang. Yang banyak ya yang namanya kacang disko itu. Gw beli kacang disko, dodol, baju & mainan bambu buat Naia, dan tas buat istri gw.

Suasana Krisna (gambar dari blog.ubudvillas.org, karena hape mati pas di sini)
Suasana Krisna (gambar dari blog.ubudvillas.org, karena hape mati pas di sini)

Selesai dari Krisna, tadinya kita pengen balik lagi ke pantai Kuta. Tapi cuaca masih panas buanget, nggak enak buat jalan-jalan. Jadilah kita istirahat sore di kamar, cuma mas Karmin sendiri yang jalan ke pantai Kuta deh jadinya. Hoalaah, jauh-jauh ke Bali cuma buat tidur siang tok 😛

Satu hal yang kita sadari saat jalan-jalan di daerah Kuta, hape kita bertiga mendeteksi banyak banget WiFi. Inget di guest house juga ada WiFi-nya kan? Nah, di tengah jalan pun begitu. Banyak cafe/tempat makan/tempat nongkrong yang nyediain WiFi! Inilah yang tadi gw sebut menarik, dan berhubungan dengan Bali DiSo.

Menuju Acara Launching Bali Diso | Bali Digital Society!

Jam 18.00 WITA (yang masih terang bener), kita ber-3 jalan kaki menuju tempat acaranya. Kebingungan kita tentang apa itu Bali DiSo | Bali Digital Society mulai sedikit terjawab saat kita berada di tempat acaranya. Dari umbul-umbul, terbaca tagline-nya “Menjadikan Bali Sebagai Smart Cultural Island”. Hmm, tagline yang canggih, tapi apa ya?

Bali Digital Society: Menuju Smart Cultural Island
Bali Digital Society: Menjadikan Bali Sebagai Smart Cultural Island

(bersambung)

Lihat juga:

Tulisan dari mas @fanabis:

Tulisan dari @saifulmuhajir:

Asyiknya Menikmati Pengalaman ‘Always Connected Traveler’

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s