Cerita di Startuplokal v15: Investor Idol

Karena udah ada dua orang yang nanyain, dan inget kalo kemarin saya juga posting woro-woronya, jadi saya tulis sedikit ceritanya deh.

Intinya, saya telat datang. Harusnya presentasi pertama, tapi karena keasikan latihan di rumah, jadi telat, huhu. Jadinya saya presentasi terakhir, untung masih ada waktu.

Jadi presentasinya cuma 5 menit, ngasih gambaran keseluruhan tentang startup yg dipresentasikan. Yang penting disampaikan dalam 5 menit presentasi itu adalah tentang model bisnisnya, atau “darimana startup itu menghasilkan uang”. NB: lihat tips-tips lainnya mengenai pitching di Kompas Tekno.

Setelah presentasi selesai, panelis (yang jumlahnya 6 orang, semua dari board-nya Project Eden), ngangkat tanda merah (yang artinya tidak cocok dgn startup yang baru dipresentasikan) atau hijau (yg artinya setuju/suka/cocok).

anakUI.com dapet 6 merah, tapi bukan berarti anakUI.com jelek atau gimana, tapi ternyata emang nggak cocok diinvest/diinkubasi oleh Project Eden.. Project Eden mencari startup lainnya. Ini diklarifikasi oleh para panelis yang di sesi berikutnya (#Startuplokal Meetup v.15 jadi pembicara talkshow).

Lebih detail, seperti saya nanya ke pak Calvin Kizana (founder Elasitas) setelah event, mereka nyari yg pasarnya emang masyarakat luas, nggak yg spesifik kaya anakUI.com gini..

Setelah pitching session, sesuai dengan rundown yang telah ditetapkan, ada sesi talkshow #StartupLokal Meetup v.15: Investor Idol. Di sini, sebagai salah satu Apprentice di #Startuplokal, saya menjadi moderatornya.

#StartupLokal Meetup v15: Investor Idol
Waktu jadi Moderator. Kanan-kiri: sayaCalvin Kizana, Kevin Mintaraga, Andi Sadha, Megain Widjaja, Natali Ardianto. photo by @salsabeela

Pelajaran terpenting di  Startuplokal Meetup v.15 ini:

  • Milih investor itu sama aja kaya milih pasangan hidup atau milih partner untuk bisnis. Cocok-cocokan. Jangan kecil hati kalau ditolak di yang satu, terus cari aja. Kaya cerita mas Natali Ardianto yang bilang dia udah pitching ke belasan perusahaan VC, tapi yang akhirnya jadi investor malah perorangan yang sangat baik hati.
  • Sebenarnya saya belum berniat mencari investor untuk anakUI.com. Masih pengen ngejalanin sisi bisnisnya sendiri (bareng tim, tentu) terlebih dahulu. Tapi alhamdulillah udah dapet banyak pelajaran tentang itu. Kali-kali aja berikutnya bisa pitching lagi.
  • Berbagilah idemu dengan siapapun yang kamu percayai. Apa yang kamu pikirkan belum tentu benar! H-1, saya di-drill oleh @jusjeruk, @adhez3d, dan teman2 IDS lainnya. Banyak pertanyaan mereka yang mendasar tentang aspek bisnis di anakUI.com. Selama ini saya berpikir bisnisnya anakUI.com udah cukup oke.  Tapi saya ga bisa jawab pertanyaan mereka.  Ternyata banyak hal dalam bisnis yang perlu saya perhatikan. Tapi pikiran saya terbuka, bikin saya makin bersemangat!
  • Networking is always important. Tidak usah dijelaskan ya, udah ketahuan banget pentingnya

#StartupLokal Meetup v15: Investor Idol
Bareng semua yang dateng. photo by @salsabeela

Links yang Berhubungan

Iklan

5 pemikiran pada “Cerita di Startuplokal v15: Investor Idol

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s