Saat Impian Kita Diwujudkan Orang Lain: Kisah Inspiratif Compfest 2010

compfestleader-upload
Compfest 2010 Leaders (ki-ka: Asad, Naning, Panji). Lihat betapa bahagianya wajah mereka!🙂

Bagaimana rasanya kalau mimpi kita berhasil kita wujudkan? Pasti senang dan bahagia dong ya?

Tapi bagaimana rasanya kalau mimpi kita berhasil diwujudkan oleh orang lain? Apalagi dengan hasil yang jauh di atas perkiraan? Rasanya bukan senang lagi, tapi luar biasa bahagia!

Iya, kira-kira begitulah yang gw rasain setelah dateng ke acara terbesarnya mahasiswa Fasilkom, Computer Festival (Compfest) 2010. Buat yang mungkin belum tahu, Compfest adalah acara all-in-one tentang IT (teknologi informasi), tahun ini temanya “Play Your Idea!”. Dilaksanain 2 hari, Sabtu-Minggu 8-9 Mei 2010 bertempat di gedung SMESCO UKM Gatot Subroto, Jaksel.

Bukan review tentang acaranya yang pengen gw tulis di sini. Postingan singkat ini cuma mau menunjukkan inspirasi besar yang gw dapet dari acara Compfest 2010 ini, terutama dari kerja keras panitianya.

Impian Itu..

Buat temen-temen Fasilkom, terutama adik-adikku tersayang (caelah), tahu nggak, Compfest 2010 ini baru saja mencetak sejarah baru di Fasilkom. Yaitu, sejarah kita berhasil bikin acara besar dengan target umum, dan diadain di luar kampus!

Juga sejarah karena kita sedang merintis pembentukan sebuah brand acara anak-anak Fasilkom yang insya Allah bakal melegenda karena diadain setiap tahun. Compfest, yang udah diadain 2 tahun berturut-turut ini, bisa jadi kaya Jazz Goes to Campus (JGTC)-nya FE UI yang udah masuk tahun ke 30-an, kalo diadain rutin terus tiap tahun.

Terakhir kali kita bikin acara besar seperti ini, adalah sebelum gw masuk kampus, yaitu pada akhir 2004 (atau awal 2005? bahkan narasumber gw ga yakin persis hehe)! Waktu itu kita ngadain seminar juga, tempatnya di sebuah hotel di Jakarta. Karena satu dan lain hal, entah persisnya karena apa, di tahun-tahun mendatang, ga pernah sekalipun ada acara anak Fasilkom yang skalanya besar, dan diadain di luar kampus.

Banyak anak Fasilkom bermimpi, berharap, sekaligus berusaha, Fasilkom memiliki acara rutin, besar, dan sukses. Persis kaya JGTCnya anak-anak FE. Harapan ini ada bukan untuk gagah-gagahan, menyombong-nyombongkan diri antar fakultas, atau apa. Tapi karena kita tahu, dengan berhasil mengadakan acara besar, semakin besar pula pengalaman berharga yang akan kita dapatkan.

Tapi bukan cuma harapan kosong aja. Anak-anak Fasilkom berusaha mewujudkan itu. Kita belajar dari 0 lagi, mulai ngadain berbagai acara. Mulai dari acara-acara seminar dengan target peserta UI dan umum, acara-acara lomba dengan dengan target peserta pelajar se-Indonesia (namanya Competition Week) atau lomba-lomba lainnya, sampai pameran besar hasil riset Fasilkom yang bernama Competition Days Research Week pada tahun 2008.

Semua pengalaman ngadain berbagai acara ini secara sadar dan tak sadar terakumulasi pada anak-anak Fasilkom dan membuat kita siap dan berani mengadakan acara yang lebih besar setiap tahunnya.

Mewujudkan Impian

Untuk pertama kalinya, pada tahun 2009, ada sekumpulan anak Fasilkom yang kreatif dan berani memunculkan ide untuk mewujudkan impian tersebut. Tercetuslah nama Computer Festival (Compfest) untuk pertama kalinya (update 11 Mei: nama ‘Compfest’ adalah hasil Googling mereka! <sumber>) . Dipimpin oleh Christian Regensius angkatan 2007, panitia Compfest 2009 sukses menciptakan sejarah baru, menciptakan acara “khas” Fasilkom yang besar dan mentargetkan masyarakat umum. Sebagai langkah awal menuju impian utama, tempatnya cukup di Balairung UI dulu.

Setahun kemudian, sekumpulan “generasi penerus” yang nggak kalah solid dan beraninya akhirnya berhasil mewujudkan impian yang tertunda enam tahun belakangan ini. Impian tersebut terwujudkan oleh panitia Compfest 2010 yang dipimpin oleh trio inspiratif Asad, Naning, dan Panji.

Gw sedikit tahu gimana cerita panitia Compfest 2010 ini dari awal sampai Compfest 2010 berakhir, makanya gw sangat bahagia, salut, dan angkat topi untuk mereka.

Di awal terbentuknya kepanitiaan bulan Oktober 2009, suasana semangat dan optimisme itu sangat terlihat. Di awal, sempet sedikit ada salah paham dan miskomunikasi, tapi berhasil diatasi.

Lalu sepanjang perjalanan mempersiapkan acara, banyak hal telah dilakukan. Semangat dari semua panitia itu sangat menggebu-gebu, kerja mereka sangat terlihat.. Tapi sayang, hasil sponsorship kurang membahagiakan. Sebulan lebih sebelum acara, uang masuk dari sponsor cuma seiprit banget, ga nutup bahkan untuk sewa tempat.

Sampai pada satu titik mereka dihadapkan pada keputusan terbesar: kalau dana tidak mencukupi sampai batas waktu, acara harus dibatalkan! Iya dibatalkan, ga diundur atau dikurangin scope-nya. Bahkan sampai sekitar 3 minggu sebelum acara, dana pun masih belum mencukupi untuk semua kebutuhan acara. Hanya cukup untuk hampir menutupi biaya tempat yang sampai 60 juta.

Dan tahukah teman-teman, pada titik inilah, sebuah keajaiban yang bernama positive thinking dan do’a terjadi. Panitia yang berkumpul menyatakan “ikrar”-nya bahwa CompFest 2010 pasti bisa dilaksanakan! “Optimis Bisa!” Panitia tidak  pesimis, walaupun (entah) di luar sana pasti ada aja yang ga punya harapan tentang ini.

Bahkan setelah berpikir positif pun, masih ada masalah-masalah yang terjadi (tentu, ini kan bukan sinetron). Salah satu masalah yang paling besar adalah pada tempat dan waktu yang sama, ada sebuah acara besar lain yang akan diselenggarakan. Dan ternyata, saat kita benar-benar berusaha keras dan berdo’a, lalu berserah diri, Tuhan punya jawaban-Nya.

Masalah tempat selesai dengan baik (Compfest bisa tetep diadain di SMESCO), bahkan jadi korting cuma 15 juta! Lalu satu demi satu sponsor mulai datang lagi. Ada yang bahkan setelah deal, besoknya langsung ditransfer 40 juta! Juga bahkan hari-H kurang seminggu lebih, ada satu sponsor besar yang deal. Semua “keberuntungan” terjadi! Saat persiapan matang bertemu dengan kesempatan, itulah yang disebut keberuntungan. Panitia Compfest 2010 did it!

Kalo kita tahu bagaimana kerja keras semua panitia dan menghargainya dengan melihat hasil kerjanya (yaitu dengan dateng di hari-H acara), niscaya kita akan salut banget dengan mereka, dan terinspirasi banget. FYI, gw dateng selama 2 hari itu, dan kira-kira 75% dari waktu acara gw ikutin di sana. Gw juga tetep di sana saat panitia nutup acara, dan mereka teriak dengan rasa bahagia “Sudah Bisa!What an amazing moment!

Buat semua orang yang meremehkan besarnya kekuatan impian dan berpikir positif, coba pikir lagi! Lihat di kiri-kananmu, orang-orang yang berani berpikir besar dan positif, mereka berhasil menciptakan karya bermanfaat bagi dunia!

Penutup

Di sana-sini, masih banyak sekali ruang perbaikan diri untuk Compfest-Compfest selanjutnya (untuk tidak menyebut semua itu sebagai kekurangan Compfest sekarang). Panitia pasti punya mekanismenya sendiri untuk melakukan evaluasi diri. Walaupun demikian, tetep aja Compfest 2010 ini, dan semua panitianya sangat menginspirasi di mata gw🙂

Sekali lagi, dari hati yang tulus, kepada semua panitia Compfest 2010, gw mau ngucapin selamat untuk keberhasilannya. Makasih banyak udah membuat impian anak-anak Fasilkom selama 6 tahun terwujud🙂

“Some people make things happen, some watch things happen, while others wonder what has happened” (old proverb)

side notes: Panitia Compfest 2009 sudah berhasil merintis Compfest untuk pertama kali. Panitia Compfest 2010 sudah berhasil membuat Compfest jadi besar dan luas cakupannya.

Menurut gw, PR untuk Panitia Compfest 2011 adalah membuat sedemikian rupa hingga pengunjungnya lebih banyak dari sekarang. PR untuk Panitia Compfest 2012 dan seterusnya adalah mempertahankan brand Compfest sebagai acara legendaris anak-anak Fasilkom, dan menciptakan format acara yang lebih menarik lagi. Tapi tolong jangan terbebani dengan hal ini ya, enjoy aja selama prosesnya🙂

25 pemikiran pada “Saat Impian Kita Diwujudkan Orang Lain: Kisah Inspiratif Compfest 2010

  1. Atas nama segenap panitia, sy mengucapkan terimakasih kepada kak Ilman untuk semua bantuan dan dedikasinya yang penuh untuk acara ini.

    Satu hal yang patut digaris bawahi, semangat kami, panitia, juga diinsipariskan oleh kak Ilman pribadi. Saat banyak pihak mulai meragukan kemampuan kami, anda masih saja menaruh kepercayaan tinggi terhadap kami.

    Makasih kak Ilman.
    Mdh2an tulisan kak ilman ini semakain memberi kami semangat untuk sealalu membuat sejarah, dimulai dari lingkunagan di sekitar kita.

    Salam,
    Project Officer COMPFEST 2010

    credits: Fehmi, Ian, Fira, Affath, April, Cabe, Wawan, Yunus, Tomkur, Arab, Abi, dan semua pihak yang telah berjuang mati-matian untuk acara ini.😀

    Suka

  2. sebenarnya saya mengharapkan kedepan namanya cukup COMPFEST tanpa ada embel2 Computer Festival (semoga compfest 2010 sudah cukup untuk mengasosiasikan COMPFEST dengan fasilkom). Haha dulu was2 pake nama computer festival (ntar di somasi sama pemilik brand FK*)😀.

    nama compfest sendiri itu hasil google😛, saya masih menyimpan link hasil googlenya: http://www.comp-ta.com/compfest.html, plus hasil jalan2 ke indocompt*ch

    waktu itu pikir saya ‘ah itu nama di luar negeri kok”….

    compfest2011, um… mesti segera dibangun dari sekarang, terutama masalah tempat, karena tempat2 kayak JCC biasanya full dari setahun sebelumnya.

    Suka

  3. Mantaap!😀
    Acara “super” yang dirangkum dalam suatu tulisan “super”.. xD
    Senang rasanya bisa menjadi bagian dari tim ini..😀

    Semoga kontribusi ini tidak berhenti begitu saja. Dan semoga segenap kisah dan pengalaman di CompFest bisa menjadi pelajaran yang baik🙂
    CompFest sih cuma acara “kecil”, ada acara yang lebih besar lagi bernama “kehidupan”! hehehe.. Yay!! xD

    ~OOT: yah, kita ngga sempet foto bareng xD

    Suka

  4. COMPFEST 2010 – Play Your IDEA!

    Makasih K’Ilman untuk tulisannya dan untuk segala support yang udah diberikan🙂

    Semoga impian ini bisa terus mengalir dan COMPFEST bisa terus secara rutin dilakukan oleh anak-anak FASILKOM.

    Makasih banget buat yang udah mendukung kelancaran dan kesuksesan acara ini.

    “Gw bangga bisa berada di antara orang-orang hebat PANITIA COMPFEST2010!”

    Suka

  5. makasi kak ilman,
    tulisannya keren!

    jujur, saya merinding baca note ini, apalagi di bagian “Mewujudkan Mimpi” paragraf 7 dan 10. saya jadi inget masa-masa itu😀 .Seneng banget berada diantara orang-orang hebat yang ga cuma bisa bermimpi, tapi juga berusaha mewujudkannya, bekerja cepat, dan belajar dari kesalahan.

    semoga tulisan ini bermanfaat, ga cuma jadi kenang2an panitia😀 ,tapi juga bahan inspirasi buat kita semua, jadi masukan buat panitia2 COMPFEST berikutnya.

    COMPFEST 2010: Play Your Idea!
    Panitia COMPFEST 2010: Sudah Bisa!!

    Suka

  6. makasi bang🙂 .

    bang ilman juga orang yang inspiratif buat kami semua.
    makasih juga buat semuanya bang: kepercayaan, support, doa, dan tentunya inspirasinya.

    semoga , compfest suatu saat akan menjadi acara yang ditunggu2 oleh banyak pihak di setiap tahunnya.

    *saya beneran merinding baca tulisannya bang ilman.

    Suka

  7. makasi k buat semua supportnya *terharu*
    semoga bisa membakar semangat buat kepanitiaan compfest berikutnya

    ~sedih inbox udah gak dipenuhin sama imel-imel dari milis compfest lagi😥

    Suka

  8. #1 Asad
    saya ga ngapa2in sad.. generasi tua kaya gini sih cuma bisa ngomong dan nonton aja, kalian lah yg melakukan semuanya🙂
    makasih banyak buat hasil karya yg menakjubkan itu🙂
    yuk kita ciptakan sejarah dalam hidup kita🙂

    #2 AMYunus
    TRUE! ayo kita belajar dari mereka..

    #3 Oscar
    yay! ada pelaku sejarah awal Compfest juga.. hehe
    waw, ternyata nama Compfest itu hasil Googling ya oz.. kereen..
    oh iya itu udah diapdet di tulisannya, biar semua tahu sumber nama bersejarah ‘Compfest’ itu..

    tahun depan JHCC? amiiiiin!

    #4 dhodie
    makasih kembali, kang dhodie..
    semangat buat miladebloggernya! insya Allah bakal keren juga! jadi mau dateng, hehe

    #5 Tembra

    CompFest sih cuma acara “kecil”, ada acara yang lebih besar lagi bernama “kehidupan”! hehehe.. Yay!! xD

    suka kalimat tembra yg ini, hehe..

    ga foto bareng? gampang deh ntar insya Allah ke Fasilkom kita foto bareng lagi, hehe

    Suka

  9. #6 shandyisme
    sama-sama shan..
    saya bangga banget karena bisa punya next generation yg inspiratif seperti kalian.. diteruskan lagi ke next-next generationnya yaa😉

    #7 naning utoyo
    makasih juga ya ning buat awesome job yg udah berhasil dilakukan oleh naning & semua panitia🙂

    #8 Natali Ardianto
    betul sekali mas! generasi kaya kita aja ga kebayang bisa bikin acara gede kaya gini..

    btw jadi dateng ke Compfest mas? kok kita ga ketemu ya? hehe

    #9 tomkur
    amiin, mudah2an tulisan kecil ini bisa jadi catatan langkah sejarah kita di Fasilkom yaa.. emang paling mantep kalo kita punya mimpi bersama & sama2 bersedia kerja keras untuk mewujudkannya..🙂

    #10 panji
    amiiin.. next Compfestnya insya Allah jadi catetan sejarah meraih impian kita semua🙂
    selamat & makasih banyak buat kalian semua😉

    #11 gaiu
    amiiin.. ayo panitia Compfest 2011, semangaaat! *loh emang udah ada hehe

    Suka

  10. kak ilmaaaann..

    bagus banget tulisannya🙂
    makasih yaa.

    femi juga seneng banget ada orang2 seperti kakak yang menghargai kerja keras kami. yang bener2 mendukung kami.

    sekali lagi terima kasih kak😀

    *btw, itu pas fotonya asad, itu gelap cahayanya atau apanya yaa?* :p

    Suka

  11. ah! merinding baca tulisan ini..
    buat gw sendiri, rasanya selalu gimanaaa gt kalo liat ade2 gw bisa lebih sukses daripada gw. terharu, bangga, seneng, gitu deh pokoknya hehe..

    thx for sharing, man🙂

    Suka

  12. wishlistnya pak adila: krisnadhi.wordpress.com/2010/05/14/wishlist-for-the-next-compfest/

    yay… ini seperti gabungan compfest 2009 dan 2010…

    Suka

  13. #14 luqmansyauqi
    amiiin.. yg sulit2 itu bikin kita naik kelas bukan?🙂

    #15 fehmi rahmita
    tidak ada yg lebih pantas untuk didukung daripada generasi penerus perjuangan meraih impian, yang lebih baik dari generasi saya terdahulu🙂

    fotonya asad kok gelap? ya tahu sendiri kan? hehehe
    nggak ding, itu asad fotonya pake blitz, sisanya ga pake blitz.. jadinya foto asad lebih gelap

    #16 widi kurn
    wah ini ga pas buat diposting di anakUI.com, terlalu “lokal” hehe

    #17 cune
    betul ne! itulah yg gw rasakan pas tahu perjuangan mereka, dateng di hasil kerja mereka, dan nulis sedikit catatan ini🙂

    #18 oscar
    hihi, asiik.. semoga Compfest 2011-nya lebih manteep!

    #19 radoyanu
    waw, ada rado!
    doo, lihat ini hasil kerja generasi penerus kita..
    dulu kita bisa ngadain competition week, sekarang mereka bisa ngadain yang lebih keren!🙂

    Suka

  14. Berawal dari search “Mobile Technologi” gi Google, nyangkut di Blog Kak Aulia 05, lalu ngelink ke Blog kak Ilman.

    Subhanallah, saya baru melihat tulisan Kak Ilman yang satu ini.

    Tulisannya bagus banget dan inspiratif.
    Biarpun udah lama, terima kasih Kak atas dukungan, kepercayaan dan motivasinya. Masa-masa sulit saat Compfest2010 adalah masa-masa yang menggairahkan dan akan terlukis jelas diingatan kami.

    Benar kata teman-teman diatas, selain mimpi, pemimpi juga butuh penyemangat, penenang dan penginspirasi seperti Kak Ilman, teman-teman angkatan atas dan dosen-dosen.

    Semoga compfest selalu menjadi pengikat dan pengingat kebersamaan kita di FASILKOM UI.

    *bacasambilnangis

    Suka

  15. wah … saya jadi inget.

    saya peserta COMPFEST 2009.

    keren banget !! apalagi ada kategori ‘Software Design’ buat anak SMA.

    yang lomba kayak gitu jarang banget ada buat anak SMA/sederajat.

    saang di COMPFEST 2010 dihilangkan.

    Suka

  16. “Some people make things happen, some watch things happen, while others wonder what has happened” (old proverb)

    pilihan sepenuhnya ada di tangan kita …

    terima kasih sudah mengingatkan melalui tulisan ini, mas Ilman🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s