Berhenti Sejenak, Refleksi 6 Bulan Seorang Full-Time Entrepreneur

reflection
(cc) photo credit: Kristina B
Kalo beberapa postingan terakhir 1-2 bulan ini terasa agak ngawang dan ga konkret, tentang passion dan impian aja, sekarang mau cerita yang lebih konkret aja deh. Tentang gimana perjalanan gw di Univind beberapa bulan terakhir ini. Sekedar buat ngerefresh, terakhir gw ngasih update itu di postingan ini: Sekarang Saya adalah Full-time Entrepreneur 🙂

Sekarang gw mau cerita gimana kondisi gw pribadi dan kondisi perusahaan konsultan web gw, Univind.

Dari November 2009 – April 2010, berarti udah hampir enam bulan gw jadi entrepreneur penuh waktu, dan enam bulan pula Univind berjalan full time (dulu sampingan kuliah).

Udah enam bulan pula laporan keuangan perusahaan dibuat. Alhamdulillah, ternyata Univind ga salah bikin strategi untuk dari awal seriusin bikin laporan keuangan. Laporan keuangan ini bener-bener jadi salah satu indikator terbaik untuk ngukur kinerja usaha.

Sejak pertama dibuat bulan Oktober 2009 sampai bulan Februari 2010, laporan keuangan Univind itu selalu merah. Artinya kita merugi, pendapatan lebih sedikit dari pengeluaran. Alhamdulillahnya, ruginya itu progresif. Setiap bulan, kerugian selalu berkurang, karena pendapatan (lewat unit bisnis hosting namanya NeoHoster dan proyek-proyek) berhasil ditingkatkan, dan pengeluaran berhasil ditekan.

Alhamdulillah, untuk pertama kalinya, laporan keuangan bulan Maret 2010 berhasil menjadi biru, artinya kita berhasil meraup keuntungan. Nggak gede, masih kecil banget, ga signifikan. Tapi tetap sangat disyukuri, karena ini nunjukin bahwa Univind berkembang. Baca lebih lanjut

Iklan

Impian Mengarahkan Hidup Kita, Passion Memberi Kita Kekuatan

Driving
(cc) photo credit: Tim Dorr

Belakangan ini sejak tahun 2009,  gw sering ngomong tentang passion. Ada beberapa postingan tentang itu (ini ini ini). Bahkan alhamdulillah gw bisa bikin e-book tentang passion.

Sebelum gw mengenal istilah passion, gw sering ngomong tentang impian, atau mimpi, atau dream. Ada lebih banyak postingan tentang impian yang  mulai gw tulis duluan jauuh sebelum nulis tentang passion, bahkan sejak 2006 (ini ini ini ini ini ini).

Impian dan passion, buat gw, adalah dua dari beberapa hal yang sangat penting dalam hidup gw.

Gw terinspirasi banget dengan orang-orang yang udah percaya dengan mimpi-mimpinya, dan berhasil mewujudkannya, tanpa peduliin orang-orang lain yang tidak percaya dengan mimpi itu.

Gw juga terinspirasi banget dengan orang-orang yang hidup sesuai passion-nya, dan menciptakan karya-karya besar yang mengubah dan bermanfaat bagi dunia.

Beberapa percakapan dengan sahabat-sahabat gw lewat Twitter (dulu sama @pandutruhandito, belum lama ini & ini) & Facebook membuat gw kepikiran, karena beberapa orang juga berpikir sama tentang hal ini: apa sih bedanya Impian dengan Passion? Apa sih hubungannya? Mana yang lebih dulu harus ditemukan? Apakah keduanya benar-benar penting?

Ini jawaban gw tentang beda/hubungannya antara impian dan passion, berdasarkan pengalaman dan apa yang gw pahami. Baca lebih lanjut

Saat yang Sudah Nemu Passion & yang Masih Berjuang Menemukannya Bertemu: Mari Saling Menyemangati!

passion-find-and-live-it

Postingan ini adalah halaman pendukung dari e-book gratis passion: find and live it! yang bisa temen-temen dapetkan gratis di sini.

Di komentar tulisan ini, teman-teman bisa:

  1. berbagi pengalaman tentang proses pencarian passion teman-teman.
  2. buat yang masih berjuang nemu passion-nya, kalau ada yang dibingungin tentang pencarian passion, bisa posting pertanyannya.
  3. buat yang udah nemu passion-nya, bisa bantuin menjawab dan membantu temen-temen yang masih berjuang nemu passion-nya.
  4. buat yang udah nemu passion-nya juga, bisa cerita apa sih passion teman-teman
  5. ngasih komentar tentang e-book passion: find and live it! juga gapapa 😀

Intinya, ruang komentar di sini kita pake buat berbagi, saling menyemangati dan mendukung. Supaya yang belum dapet passion bisa nemu passion-nya, supaya yang udah nemu passion-nya bisa bagi-bagi semangatnya.

Seneng & bahagia itu paling asik kalo dibagi rame-rame bukan? 🙂