Nukman Luthfie, Budi Putra, dan Valentino Dinsi adalah Tokoh yang Gw Jadikan Guru Tempat Belajar

Hal2 yang gw sukai dan yang gw jadikan fokus di sana

Saat ini (dan insya Allah ke depannya juga), gw punya 3 topik yang menjadi fokus hidup gw, menjadi prioritas lebih tinggi dalam hal-hal baru yang dipelajari, dan itu adalah bagian dari visi, mimpi, dan target hidup gw. Gw selalu tertarik belajar tentang 3 topik tersebut dari berbagai sumber, baik itu dari blog, buku, maupun dari sumber-sumber lainnya. Ketiga topik itu adalah: web dan internet, blog, dan kewirausahaan (entrepreneurship).

3 topik tersebut gw sukai bukan tanpa alasan. Gw punya beberapa alasan yang saling berkorelasi, mengapa gw menyukai 3 topik tersebut. Pertama, gw dan temen-temen gw mendirikan perusahaan disainer dan pengembangan web, yang bernama Tunas Univindo Mandiri atau biasa disebut Univind. Lihat, sudah dua topik berkaitan: web-internet, dan entrepreneurship. Kedua, gw suka ngeblog, dan gw suka mengajak orang ngeBlog. Blog juga termasuk topik web-internet kan? Kedua alasan tersebut saling berkaitan kan?

Tokoh-tokoh itu..

Seperti tadi gw bilang, gw belajar tentang topik2 tersebut dari berbagai sumber. Dan gw punya tokoh-tokoh favorit yang masing-masing menguasai topik tersebut, dan gw seneng banget ngikutin topik-topik tulisan yang mereka tuliskan. Gw juga menjadikan mereka sebagai guru gw, secara tidak langsung. Dengan membaca tulisan di blog mereka atau membaca bukunya, gw mendapatkan banyak informasi, pencerahan, dan hal-hal untuk mengembangkan diri gw. Tokoh-tokoh tersebut adalah: Pak Nukman Luthfie, CEO Virtual Consulting (topik web dan internet), Budi Putra (topik blog), dan Valentino Dinsi (topik entrepreneurship).

Hampir 2 tahun lalu, saat gw mulai tertarik dengan topik web dan internet, gw mulai sering membuka blognya pak Nukman. Baca-baca tentang dunia bisnis online, tentang internet marketing, juga menjadi dotcomers atau pengusaha internet. Sedikit demi sedikit, gw belajar tentang topik ini, dan berkeinginan untuk menjadi pebisnis sukses di internet. Di dalam hati, kadang2 berharap bisa bertemu beliau, walaupun ga tahu juga gimana caranya.

Lalu, pada zaman dahulu, saat awal-awal gw baru pertama kali menjadi blogger (sekitar tahun 2006), gw seneng banget baca dan ngikutin blognya mas Budi Putra yang isinya adalah tips-tips untuk blogger. Gw juga sering baca berita tentang mas Budi Putra, full-time blogger pertama di Indonesia. Gw juga pernah nonton beliau di Metro e-Life Style, ngomongin tentang blog. Sebagaimana lazimnya blogger baru, gw masih belum punya banyak kenalan di dunia blog dan menganggap para seleb blog atau blogger2 terkenal, atau blogger2 yang sudah lama menjadi blogger sebagai orang yang untouchable. Termasuk mas Budi Putra itu.

Berikutnya, tentang mas Valentino Dinsi. Sekitar 2 tahun lalu pada tahun 2006, pada saat gw dan temen-temen mennekatkan diri membuka perusahaan, namanya Univind, gw rajin banget membeli buku2 tentang entrepreneur. Mungkin sudah sekitar 5 buku yang gw punya, yang isinya tentang motivasi menjadi entrepreneur. Bukunya bagus semua, bener2 meyakinkan gw bahwa gw nggak boleh menjadi karyawan dan memiliki bos, sebaliknya, harus memiliki karyawan dan menjadi bos. Nah, salah satu di antara buku yang bagus itu judulnya Jangan Mau Seumur Hidup jadi Orang Gajian, karya Valentino Dinsi. Awalnya gw merasa biasa saja dengan beliau (menganggap beliau sama saja dengan entrepreneur dan penulis buku lainnya), sampai gw sering banget melihat bukunya di Gramedia. Selain itu, gw juga semakin sering melihat dan mendengar bahwa beliau adalah orang yang mendorong perkembangan jumlah blogger, eh, entrepreneur Indonesia. Sampai pada akhirnya gw melihat beliau langsung di Seminar Gratis tentang Masa Depan Entrepreneur Indonesia. Beliau mengundang tokoh-tokoh komunitas entrepreneur Indonesia untuk berbicara di depan Seminar ini.

Alhamdulillah, Allah memberikan kesempatan bagi gw untuk belajar langsung tentang topik-topik tersebut langsung dari orang-orang yang memang memiliki ilmu dan pengalaman dalam topik-topik tersebut. Alhamdulillah gw sudah bertemu dan mengenal secara pribadi 3 orang yang gw jadikan sebagai guru gw itu.

Bertemu Pak Nukman Luthfie

Tentang Pak Nukman, link bertemu beliau datangnya dari Mbak Donna, kakak sepupu gw. Dari obrolan via Yahoo!Messenger, tahulah gw kalo Mbak Donna sekarang kerja di Virtual. Gw seneng banget saat tahu tentang hal itu, karena gw punya jalan untuk berhubungan dengan Pak Nukman. Akan tetapi, cara bertemu langsung dengan Pak Nukman ternyata tidak perlu jauh-jauh lewat Mbak Donna dulu. Pak Nukman ternyata diundang oleh BEM Fasilkom 2 tahun lalu dalam acara seminar tentang e-commerce yang judulnya Online Biz. Gw sendiri di seminar itu kalo ga salah jadi MC-nya. Setelah seminar, gw pun berkenalan dengan Pak Nukman, bertukar kartu nama, dan bercerita sedikit bahwa mbak Donna adalah kakak sepupu saya.

Nah, yang mengejutkan, suatu hari tiba-tiba Pak Nukman menelepon handphone saya. Dia sedikit menceritakan bahwa Virtual memiliki sebuah rencana ingin memberdayakan mahasiswa-mahasiswa UI. Pak Nukman pun mengundang gw ke rumahnya pada suatu malam. Bersama Kamal, gw pun pergi ke rumahnya, dan bertemu kembali untuk kedua kalinya.

Pertemuan gw yang ketiga terjadi di Pesta Blogger 2007 yang lalu. Gw bertemu dengan Pak Nukman (yang pada Pesta Blogger itu jadi narasumber breakout session yang topiknya tentang online marketing) pada saat beliau baru datang di Blitz Megaplex, lokasi acara Pesta Blogger 2007. Pertemuan-pertemuan selanjutnya insya Allah akan terjadi hampir setiap hari, karena sejak gw bertemu Pak Nukman gw memutuskan untuk melamar untuk Kerja Praktek (yang termasuk kuliah wajib di kampus Fasilkom UI gw) di Virtual. Dan Alhamdulillah gw udah diterima buat KP di sana, dan gw tinggal siap2 untuk memulai kerja saja dalam minggu depan. Mudah-mudahan gw bisa belajar banyak dari beliau langsung di sana, dan menggali ilmu tentang bisnis online.

Bertemu Mas Budi Putra

Awalnya, gw dimintai tolong oleh panitia Seminar IT Fair untuk menghubungi narasumber salah satu sesi seminarnya. Gw pun menghubungi Bang Enda Nasution, salah satu blogger senior di Indonesia. Beliau menyatakan bisa, sampai pada H-1 gw dikabari oleh istri Bang Enda bahwa beliau sakit, dan saat itu sedang ada di Bandung. Gw pun cukup kelabakan, tapi Alhamdulillah gw mendapatkan nomor mas Budi Putra dari Fadli Wilihandarwo. Gw pun menghubungi mas Budi Putra, dan untungnya beliau memiliki waktu kosong untuk mengisi seminar IT Fair itu.

Kontak dengan mas Budi Putra terus berlanjut, karena setelah seminar IT Fair gw bercerita ke beliau bahwa gw akan menulis karya tulis ilmiah dengan tema blog, sehingga gw berniat meminjam buku-buku blog-nya. Gw pun bertemu lagi dengan beliau untuk kedua kalinya di Plaza Blok M, untuk mengambil buku-buku yang gw pinjam. Di sana, gw juga berdiskusi banyak dengan mas Budi Putra, saling bercerita tentang blog, bertanya tentang blogosphere Indonesia, visinya untuk memajukan blog di Indonesia, dan lain-lain. Pertemuan ketiga dengan beliau, walaupun singkat, terjadi di acara pertemuan blogger dengan Menkominfo, M. Nuh. Pertemuan berikutnya, sekalian balikin buku yang gw pinjem sebelumnya, terjadi di Seminar Onliners yang diadain oleh BEM Fasilkom.

Pertemuan berikutnya lagi terjadi pada saat gw di-SMS oleh beliau, diundang untuk hadir di acara Nokia Blogger Gathering. Mengingat blogger yang diundang cuma 10 termasuk gw, gw ngerasa sangat beruntung dan terhormat banget diundang sama mas Budi Putra juga..

Bertemu Mas Valentino Dinsi

Pertemuan pertama gw dengan mas Valent terjadi di Seminar Gratis tentang Masa Depan Entrepreneur Indonesia. Saat itu gw cuma menyapa beliau dan bertukar kartu nama. Beliau pasti nggak inget nama gw, karena yang berkenalan dan bertukar kartu nama dengan beliau ada banyak sekali.

Alhamdulillah, gw beruntung akhirnya bisa bertemu dan berkenalan dengan beliau lebih jauh lagi, karena gw dan temen2 Univind diundang beliau ke rumahnya di Griya Tugu Asri, Cimanggis, Depok. Awal ceritanya adalah pada saat Kamal, founder sekaligus CEO dari Univind ditelepon oleh mas Valent lalu bertemu dengannya. Selanjutnya, kita diundang ke rumahnya pada Kamis 12 Juni lalu. Dalam waktu dekat ini, Insya Allah Univind akan bekerjasama dengan mas Valent. Akhirnya gw bertemu dengan Mas Valent, dan dia pun mengenal gw.

Moral of the story

Alhamdulillah, sekali lagi gw merasa sangat beruntung bisa mengenal dan dikenal dengan baik oleh tokoh2 guru2 gw tersebut. Gw secara pribadi menyarankan teman-teman untuk menemukan topik kesukaan teman-teman, lalu bertemu dan mengenal-dikenal baik dengan tokoh yang bisa dijadikan sebagai guru atau mentor itu. Insya Allah banyak manfaat yang akan kita dapatkan karena itu, baik secara langsung atau tidak langsung.

Sedikit di antaranya adalah masalah link atau jaringan. Insya Allah, kita bisa berkembang lebih cepat karena kita bisa mendapatkan jaringan yang lebih luas lewat guru kita. Kita pun akan bisa belajar lebih banyak lagi, karena makin banyak lagi tokoh-tokoh yang dapat kita jadikan tempat belajar. Manfaat berikutnya adalah kesempatan belajar secara langsung secara pribadi dari guru-guru kita itu. Manfaat berikutnya adalah kesempatan. Dengan mengenal dan dikenal oleh tokoh-tokoh yang kita kagumi itu, mungkin saja suatu saat secara tidak sengaja, kita diberi kesempatan untuk melakukan sesuatu atau diberikan sesuatu atau bekerjasama dengan guru kita tersebut. Efeknya, sekali lagi, tentu saja kita akan dapat belajar lebih banyak lagi. Kesempatan inilah yang gw dapat dari mas Budi Putra, saat beliau mengundang gw di Nokia Blogger Gathering, juga dari Mas Valent saat mengajak Univind untuk bekerja sama. Pada akhirnya, suatu saat nanti Insya Allah kita juga akan seperti mereka, yang telah membawa banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia. Suatu saat nanti, kita akan bisa melakukan hal yang sama, bahkan mungkin lebih, dengan tokoh-tokoh yang kita kagumi itu.

Iklan

8 pemikiran pada “Nukman Luthfie, Budi Putra, dan Valentino Dinsi adalah Tokoh yang Gw Jadikan Guru Tempat Belajar

  1. ~ya ampun man… komen nt knapa tuh? banyak spamnya…
    ——

    sekarang tinggal nyari2 celah ketemu larry page ato sergey brin ya man 🙂 gimana caranya ya…

    Suka

  2. Dear Ilman, salut. Anda beruntung bisa “dekat” dengan para tokoh panutan Anda itu. Saya pernah satu hotel sama Budi Putra di tahun 1999 (dibayari Indosat), saat itu dia hattrick merebut juara pertama Lomba Karya Tulis T3I-nya Indosat untuk kategori wartawan.

    Saya dapat Harapan 1 untuk Umum. Tahu-tahu beliau cabut dari Tempo dan berblog secara full time. Terobosan yang berani. Sayang, tak banyak wartawan MSM yang berani mengikuti dia.

    Tentang Mas Luthfie, saya hanya bisa mengikuti via koran. Kadang-kadang. Sukses untuk mereka semua. Sukses pula untuk Ilman. salam dari Wonogiri.

    Suka

  3. Tadinya saya juga gaptek ngeblog, trus googling nyari ilmu lewat blog beberapa pakar, apes nya saya belum pernah yang namanya wawancara langsung dengan salah satu pakar yang saya kagumi termasuk 2 tokoh yang anda kagumi, Budi Putra dan Nukman Lutfi, untuk enterpreneur maka tokoh yang saya kagumi adalah Tung Desem Waringin, kebetulan ilmu yang mereka tularkan lewat tulisan sudah banyak yang saya terapkan, SAYA SALUT ANDA BERHASIL WAWANCARA DENGAN PARA MASTER, semoga anda menjadi THE NEXT MASTER BLOGGER…berdoa boleh khan?

    Suka

  4. Informasi yang sangat bermanfaat buat acara acara Workshop saya di Kampus Kampus di Jawa Timur. Sukses selalu buat Sdr ILMAN AKBAR.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s