Dukung Tim Imagine Cup UI dan Semangat Berprestasi

Seperti biasa, lebih dari 3 kali sehari saya rutin membuka home.csui05.org, blog aggregator dari teman-teman saya satu angkatan 2005 di Fakultas Ilmu Komputer UI. Saya kemudian membaca tulisannya Agung, Imagine Cup, We?ll Try to Conquer You!. Alhamdulillah, ternyata proyek Imagine Cup-nya dia beserta timnya (Nulad Wisnu Pambudi, Hanif Rasyidi, Bayu Distiawan) termasuk 1 dari 10 finalis nasional Imagine Cup 2008! Proyek software-nya bernama Mata Langit.

Mata Langit juga diharapkan bisa melihat keadaan hutan sebenarnya dan mampu memperkirakan apa yang terjadi pada hutan di kemudian hari.

Ini keterangan tentang proyek Mata Langit dari halaman proyek Mata Langit di Imagine Cup Indonesia 2008
Baca lebih lanjut

Dibalik “Blog Adalah Trend Sesaat”: Sebuah Tambahan Sudut Pandang

Tanpa bermaksud membela atau menyerang pihak manapun, postingan ini dilatar belakangi oleh keinginan meredam tekanan negatif para blogger kepada Roy Suryo, terutama akhir-akhir ini saat panas-panasnya penerapan UU ITE. Jika kita memahami apa yang ada di pikirannya, kita pasti akan memahami pula kenapa beliau bersikap demikian hingga saat ini. Tulisan ini bertujuan untuk mengurai latar belakang pendapat populernya Roy Suryo: Blog itu satu tren saja, yaitu dengan cara memberikan pendapat lainnya dari orang yang ahli tentang ini. Mudah-mudahan tulisan ini bisa menjadi bahan diskusi sebelum terjadinya dialog antara Roy Suryo dengan blogger.

Blogger mana sih yang tidak tahu salah satu quote favorit RS tersebut? Coba saja googling dengan keyword tersebut, atau keyword ‘blog adalah trend sesaat’, dan muncullah banyak komentar para blogger menanggapi hal tersebut.

Dari sejak saya pertama kali mendengar pendapat tersebut hingga hari ini, saya tidak habis pikir, mengapa blog bisa dikatakan tren sesaat. Bagaimana bisa, sebuah aktivitas yang mengglobal ini, aktivitas yang masih relatif baru bagi masyarakat Indonesia ini, aktivitas yang pertumbuhannya amat pesat ini, aktivitas yang banyak blogger merasakan manfaatnya, dan aktivitas yang sampai pemerintah memberikan kita sebuah hari khusus segala, disebut sebuah tren saja. Bukankah ini adalah sebuah budaya baru yang amat bermanfaat: membaca dan menulis? Kenapa dikatan sebuah tren sesaat saja?(selengkapnya di Ayo ngeBlog!)