(Un)Happy Valentine, Sweetheart!

Ehm, 14 Februari ya? Seolah dikomando, semua media, pusat perbelanjaan, anak-anak muda, bahkan juga orang tua pada ngerayain yang namanya Hari Valentine.. Hmm, merayakan Vale,,ntine? Emangnya Valentine itu hari raya? Kok pake diraya-rayain segala? Padahal rasanya kita udah sama-sama tahu gimana sejarahnya hari valentine, ya nggak sih? Gw ga usah cerita lagi deh ya, udah banyak yang nulis tentang sejarah-sejarahan Valentine, cukup googling aja ya.

Juga tentang pro-kontra Valentine. Ada yang ngomongin dari sudut pandang agama, budaya, norma, dll.. Silakan teman-teman punya sudut pandangnya masing-masing, yang pasti gw sendiri ngerasa aneh dengan yang namanya Valentine itu.. Iya, jelas aja aneh:

Pertama, sejarah awal tentang Valentine nggak nyambung total sama apa yang ada sekarang.

Kedua, kenapa harus pink?

Ketiga, rasanya Valentine itu nggak sesuai deh, dengan norma-norma ketimuran kita orang Indonesia. Ada yang menulis bahwa Valentine-valentine-an adalah sekedar geliat budaya, budaya barat tentu. Lah jelas aja, di Wikipedia Indonesia aja, tertulis

Hari Valentine – hari raya kasih sayang di budaya Barat

Berita ini mungkin bisa membukakan mata kita bahwa Valentine itu nggak sesuai dengan adat ketimuran kita.

Keempat, seolah dikomando, semua media tiba-tiba mengekspos tentang Valentine ini, tanpa dikomando. Dari tabloid dan majalah remaja, sampe tivi, sampe majalah Bobo, semuanya mengangkat tema Valentine. Aneh nggak sih?

Kelima, buat yang muslim, katanya merayakan Valentine itu nggak boleh. Mungkin artikel ini bisa menjelaskan tentang itu.

Keenam, orang tua gw menikah tanggal 14 Februari 1987. Bukan karena orangtua gw merayakan Valentine, bukan pula karena orangtuanya orangtua gw juga merayakan Valentine, karena zaman dulu mana ada sih valentine-valentine-an.. Kenapa 14 Februari? Ya, karena 14 Februari 1987 itu jatuh pada hari Sabtu, hari yang enak buat ngadain resepsi pernikahan..

Jadi, kalo keluarga gw makan-makan atau kumpul-kumpul pada tanggal 14 Februari, itu bukan karena gw dan keluarga gw merayakan Valentine, tapi? karena itu adalah ulang tahun pernikahan orangtua gw.

So, (un)Happy Valentine ya teman-teman, Valentine-valentine-an itu nggak asik lho buat kita rayain..

7 pemikiran pada “(Un)Happy Valentine, Sweetheart!

  1. Ooh,,,

    Selamat ulang tahun pernikahan buat ortunya Ilman ya? Ulang tahun perkawinan Ayah dan Ibu juga tanggal 14 (+7:mrgreen: ), setahun setelah orangtuanya Ilman… 😎

    Man, kok di bagian komentarnya jadi
    ilmanakbar.com/tahun/bulan/tanggal/judul/#komentar?

    Jadi nggak langsung lompat ke komentar lagi deh, Man… :p

    Suka

  2. #1 oscarz
    hehehe, rezeki mah jangan ditolak ya?

    #2 Sidicx
    nggak dik, makannya itu malem2.. nggak ke kampus soalnya ga ada bensin :mrgreen:

    #3 Arif Ade’
    yang sebelah mananya rif? sidebar?

    #4 kamal
    ehm, jadi enak… :mrgreen:

    #5 blacque
    iya.. kalo ga salah dari SD kls 4 langganan bobo terus..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s