Refleksi Diri 2007: Apa Saja yang Sudah Gw Dapat?

Assalamu?alaikuum..

Kenapa sih, malam tahun baru selalu dirayain dengan kegiatan hura-hura yang, in my opinion, nggak ngebawa banyak manfaat bagi diri sendiri dan orang lain? Kenapa malam tahun baru selalu dirayain dengan konvoi di jalan raya, atau niup terompet, atau menyalakan kembang api dan petasan, atau kumpul lalu begadang sampai pagi?

Kenapa juga, kelihatannya seperti nggak ada niat untuk mengingat-ingat apa saja yang sudah kita lakukan, apa pencapaian yang kita dapat, dan apa kesalahan yang telah kita lakukan sepanjang tahun yang sudah lewat ini, supaya di tahun berikutnya kita bisa meningkatkan pencapaian kita, menjaga diri agar tidak melakukan kesalahan yang sama, membuat target-target prestasi, dan meningkatkan kemampuan diri kita?

Kenapa budaya sebagian besar masyarakat kita seperti itu? Kenapa seperti tidak ada yang sanggup menjadi trendsetter pengubah kebudayaan tidak bermanfaat itu?

Apapun itu, malam ini gw tidak merayakan tahun baru dengan perayaan yang seperti disebut sebelumnya. Gw malam ini merayakan tahun baru dengan menulis blog dan membagi kepada teman-teman apa saja yang sudah gw lakukan dan apa saja yang sudah gw dapat di tahun 2007.. Penulisan ini alhamdulillah terbantu banget dengan adanya agenda kegiatan yang gw tuliskan di kalendar di komputer, juga di kalendar HP gw. Sekedar info aja, dari dulu hingga akhir Oktober 2007 gw selalu menuliskan agenda kegiatan gw di komputer, menggunakan program Rainlendar. Akan tetapi, sejak gw diwarisin HP Nokia 6230i sejak sekitar bulan September hingga sekarang, gw akhirnya selalu mencatat agenda gw di HP.. Pencatatan agenda di komputer sudah resmi gw tiadakan sejak itu..

Kalo ga ada pencatatan agenda-agenda itu, mungkin gw cuma inget 50% dari ini.. Mudah-mudahan apa yang gw tulis ini bermanfaat.. Amiin.. Mohon maaf apabila postingan yang akan teman-teman baca ini terlalu panjang.. Oh iya, daftar ini gw tulis secara random aja sesuai ingetan gw, ga berdasarkan urutan waktu..

  • Univind ulang tahun yang ke 2, ditandai dengan berubahnya nama dari ApaDonk menjadi Univind, ditambah dengan adanya perubahan struktur dan perencanaan masa depan. Alhamdulillah perubahan tersebut terbukti positif, dengan adanya dua buah proyek sepanjang tahun 2007 ini.
  • Alhamdulillah punya banyak kenalan di tingkat UI karena aktivitas gw yang cukup banyak (ikut-ikut seminar, kepanitiaan, atau acara) di tingkat universitas.
  • Tahun 2007 ini gw ngerasa dekeet banget sama angkatan 2005 gw tercinta karena kita udah sama-sama kerja bareng buat mempersiapkan PMB 2007 ini, dari sejak maba 2007 belum mulai mendaftar SPMB, sampe bareng-bareng menyelesaikan MK dengan sukses.. Terimakasih banyak atas bantuan dan semangatnya satu tahun ini.. Mudah-mudahan bisa jadi penguat kekompakan kita sampai kita tua nanti.. Amiin..
  • Selain karena ada PMB, anak-anak 2005 kerasa kompak banget cos yang dateng di buka puasa angkatan tahun ini jauh lebih banyak dari tahun lalu.. Postingan ke situ udah gw tulis di sini.
  • Gw cukup banyak ngikutin seminar dan pelatihan, terutama tentang sosial politik, dan lebih banyak lagi tentang bisnis. Di agenda gw, gw mencatat ada sekitar 5 kegiatan yang gw ikutin. Kalo ada kegiatan seperti itu, jangan dilewatin lagi ya! Insya Allah bisa ngebuka pikiran kita..
  • Alhamdulillah mendapat free entry Pesta Blogger 2007. Dapet banyak banget ilmu dan kenalan blogger di sana. Postingan khususnya sudah gw buat di sini.
  • Gw tanding di kompetisi futsal tingkat universitas, yaitu SPARE, yang diadain oleh Senat Mahasiswa FKM. Ini kompetisi futsal kedua tingkat universitas yang gw diajak ikut (menjadi kiper, tentu saja) setelah Olimpiade UI 2006.
  • Lagi-lagi diajak menjadi BPH BEM Fasilkom. Setelah di kepengurusan sebelumnya (periode 2006/2007) gw diamanahin Yudi menjadi Kepala Bidang Kastrat, di periode 2007/2008 ini gw diamanahin Franova menjadi Koordinator Bidang 1 yang mengkoordinir bidang Kastrat, Profesi dan Keilmuan (P&K), dan Olahraga dan Kreasi Seni (Orkres).
  • Dapet 2 proyek kerjaan atas nama pribadi. Yang pertama adalah proyek dari anak Psikologi untuk menjadi disainer poster, spanduk, baliho, name tag, tiket, dan kaos acara Senat mereka yang namanya Piastro. Yang satu lagi proyek ngebikin website pernikahan kakaknya anak 2001 Fasilkom. Meskipun gw punya Univind yang bergerak di bidang disain web, tapi proyek ini gw garap atas nama pribadi, karena dananya nggak seberapa, selain Univind saat itu sedang ada proyek. Link ke proyek ini dapet dari Yudi Ariawan.
  • Kedua kalinya ikut kompetisi karya tulis ilmiah. Yang sekarang, gw diajak ikut bikin proposal PKM (Proyek Kreativitas Mahasiswa) bareng Chandra si ketua kelompok, Sidicx, Arief Furqon, dan Toni. Nambah pengalaman banget nih, bikin-bikin karya tulis ilmiah kaya gini.. Kalah nggak jadi soal, yang penting pengalamannya. Kalo menang nih, yang jadi soal, karena harus bekerja keras ngebikin produk seperti yang sudah dituliskan di proposal PKM itu..
  • Karena laptop gw rusak (layar LCDnya sering gelap dan berkedip-kedip), gw mendapat pengalaman berurusan dengan customer service dari Acer. Gw jadi punya pengalaman kalo kapan-kapan ada barang elektronik lain yang rusak, gw insya Allah punya bayangan gimana cara ngurusinnya.
  • Karena semester 5 ini gw mengikuti mata kuliah Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang e-learning, gw jadi punya pengalaman mengikuti video conference. Pasangan video conference dari UI adalah Univ. Negeri Riau. Gw jadi tahu gimana rasanya video conference. Insya Allah ini bakal berguna, kali-kali aja gitu, gw harus rapat dengan klien bisnis gw yang ada di ujung dunia, atau gw harus menjadi pembicara seminar yang pesertanya jauh di mata.. Hehe, ngayal..
  • Tahun ini, gw pertama kali menyodok mata kuliah. Mata kuliah yang seharusnya diambil semester 5 gw ambil semester 4 (paruh pertama tahun 2007). Alhasil, beban kuliah gw lebih berat (lebih dari 20 SKS) dibandingkan semester2 sebelumnya yang di bawah 20 SKS. Tapi alhamdulillahnya, dengan memaksa diri gw seperti ini, IPS gw naik dibandingkan semester2 selanjutnya yang selalu turun teratur sejak semester 1.
  • Melewati banyak sekali momen kerja tim (team work) di semester 5 ini. Bayangin, dari 6 mata kuliah yang gw ambil, 4 di antaranya ada tugas kelompok. Dan semuanya bukan sembarang tugas kelompok, karena bobot nilai akhirnya besar banget.
  • Terlepas dari segala kekurangan, kebodohan, kelalaian, maupun ketidakamanahan yang gw lakuin selama diberi amanah selama 1 semester menjadi PO Masa Bimbingan (Mabim) PMB Fasilkom 2007, gw sangat bersyukur bisa menjalani momen ini. Dengan adanya PMB, alhamdulillah gw dapat banyak banget pelajaran dari sekitar gw: dari Mia dan Alex partner gw di komite PMB satu semester ini, dari BPH2 PMB yang tak pernah mengeluh, dari seluruh panitia, dari para mahasiwa baru, dari bapak/ibu di dekanat Fasilkom, dari para elemen Fasilkom, juga dari para alumni.. Pelajaran-pelajaran itu, yang datang dalam berbagai bentuk manis dan pahitnya, gw rasain udah berhasil mengubah diri gw ke arah yang insya Allah lebih baik.. Terimakasih semuanya.. I?ll never forget this moment..
  • Gw memberanikan diri membuat sebuah blog lagi untuk menampung semangat-semangat gw dalam dunia blog, yaitu Ayo ngeBlog! Alhamdulillah gw bisa mengajak blogger lainnya yang punya semangat yang sama dengan gw untuk menjadi penulisnya juga. Dengan mengurusi blog lainnya, gw berharap bisa lebih belajar banyak lagi tentang blog, dan benar-benar merasakan dan membagi manfaat dari kegiatan blogging ini.
  • anakUI.com diluncurkan! anakUI.com ini adalah produk dari Univind, yang intinya adalah sebuah website komunitas dimana seluruh anak UI bisa berinteraksi dan berdiskusi. Sampai sekarang alhamdulillah tanggapannya dari anak-anak UI positif. Gw sendiri yang diamanahin Univind buat memimpin anakUI.com ngerasa sangat enjoy dengan ini, dan ada beberapa rencana buat memajukan anakUI.com..

Mudah-mudahan di tahun 2008 yang tinggal hitungan jam ini (mungkin saat teman-teman baca tulisan ini sudah masuk 2008 ya?) kita bisa mengoptimalkan segenap waktu dan potensi yang ada pada diri kita untuk bisa bermanfaat bagi orang lain, mengembangkan diri kita, dan menjadi pribadi yang selalu lebih baik.

Iklan

Refleksi Diri Semester 5

Assalamu’alaikuum..

Hmm, entah mengapa, belakangan ini gw kehilangan passion untuk blogwalking, menjawab komentar, juga menjawab shout di shoutbox.. Entah mengapa juga, lebih banyak orang yang mengunjungi 2 blog lainnya yang saya maintain (Ayo ngeBlog! dan anakUI.com) dibandingkan blog personal ini..

Untung, passion untuk terus menulis blog belum hilang, yang buktinya adalah tulisan ini.. Di tulian ini, mau coba nge-review dan merefleksikan ah apa saja yang sudah gw dapatkan semester ini, dilihat hanya dari sudut pandang akademis.

Pertama-tama dari daftar kuliah yang gw ambil, dan apa saja yang sudah gw dapatkan dari kuliah2 tersebut. Mohon maaf sebelumnya apabila ada yang merasa tersinggung atau sakit hati setelah membaca tulisan gw ini, tapi gw mau coba jujur dalam merefleksikan apa saja yang sudah didapat. Lalu gw mau coba nulis prediksi nilai akhir gw untuk setiap kuliah.

  • Disain dan Analisis Algoritma (DAA). Ini adalah salah satu dari kuliah2 wajib yang masih harus diambil. Jujur saja, kuliah ini dan topik-topik tentang ini sama sekali bukan bidang minat gw, sehingga gw (kasarnya) kuliah dengan terpaksa, bukan dengan hasrat ingin mendapatkan ilmu. Sepanjang semester, gw itu baru benar2 belajar hanya 3 kali: satu malam menjelang UTS (dengan mengerjakan soal-soal UTS tahun lalu, yang alhamdulillah pas ujian manjur!), satu malam menjelang UAS (juga dengan mengerjakan soal UAS tahun lalau), dan menjelang kuis Sudoku. FYI, sejak diperkenalkan di kuliah ini, sampe sekarang gw jadi demen banget main Sudoku di hape. Satu hal yang menarik dari kuliah ini adalah tugas membuat papernya, yang dengan itu, gw jadi tertarik ngeliat publikasi-publikasi ilmiah.. Sayang, paper gw akhirnya tidak mirip paper tentang algoritma, malah lebih mirip paper bahasa.. :D. Kalo iseng2 dikuantitatifkan, ilmu yang gw dapet: 50% (dari total ilmu yang diberikan), keinginan untuk mempelajari lebih lanjut: 20%. Nilai tambah yang didapat: bikin paper ilmiah. Prediksi nilai akhir kuliah ini: B-
  • Electronic Commerce (E-Commerce). Bertolak belakang dengan kuliah sbelumnya (DAA), kuliah ini adalah salah satu kuliah yang gw ikuti dengan senang hati dan passion untuk mendapatkan ilmu. Jelas aja, gw dan temen2 Univind kan bergerak di bidang web dan internet, jadi kuliah ini ga boleh dilewatin. Selain itu, kuliah ini adalah salah satu kuliah di bidang minat sistem informasi, jadi tentu saja harus gw ambil. Kuliah ini IPS banget, banyak hapalan dan intuisinya, tapi asiknya kuliah ini lebih dekat ke bumi (artinya banyak studi kasus nyatanya). Selain itu, UTS dan UASnya pun alhamdulillah tidak terlalu susah (makasih banyak buat Pak Rifki!). Tapi sayang, meskipun gw demen banget kuliah ini, gwnya ga maksimal dalam belajar. Masih sering bolos kuliah dan belajar buat UTS dan UAS tetep aja SKS (Sistem Kerja Sangkuriang). Tapi tugas kelompoknya asik kok, benar2 nambah ilmu dan pengalaman. Terimakasih buat Sidicx, Danu, dan Eko atas kerjasamanya, sehingga kita nggak terlalu deadliner, jadi hasil tugasnya cukup maksimal. Oke, itung2an kuantitatifnya lagi, ilmu yang gw dapet: 90% (dari total ilmu yang diberikan), keinginan untuk mempelajari lebih lanjut: 90%. Nilai tambah yang didapat: wawasan tentang e-commerce yang semakin terbuka. Prediksi nilai akhir kuliah ini: A (amiin.. ayo semuanya doa’in dong..)
  • Knowledge Management (KM). Ini juga mata kuliah bidang minat sistem informasi. Bagi banyak orang, mata kuliah ini adalah mata kuliah yang amat abstrak, IPS banget, ga jelas tujuannya, dan pendapat lainnya yang agak kurang positif. Bagi gw, jujur, awalnya sempet mikir kaya gitu, “wah, ini mata kuliah kok abstrak banget sih!”. Tapi lama-lama ngikutin kuliahnya (ehm, maksudnya lama2 makin ke akhir semester), gw jadi ngeh tentang pentingnya knowledge management dalam sebuah organisasi. Satu hal yang mengendap banget tentang KM adalah bahwa jika knowledge tidak dibikin sistemnya, knowledge tersebut akan dimiliki sebuah organissi selama orang yang memiliki knowledge tersebut ada di di organisasi. Jika orang itu pergi, pergi pula knowledge-nya. Contoh kasusnya adalah PMB 2007 ini (betul mi?). Tugas akhir kelompok (bikin World Cup Body of Knowledge) yang dikerjain bareng Sidicx, Danu, Aqien, dan Niko ini alhamdulillah selesai dengan hasil yang cukup oke, walaupun definisi apa itu body of knowledge sampe sekarang pun masih tidak mengerti.. Sayang, UAS yang amat sulit sedikit merusak prediksi nilai akhir. Itung2an kuantitatifnya lagi, ilmu yang gw dapet: 70% (dari total ilmu yang diberikan), keinginan untuk mempelajari lebih lanjut: 70%. Prediksi nilai akhir kuliah ini: B+
  • Manajemen Proyek TI (Manpro). Ini juga mata kuliah wajib semester 5 ini. Jujur, tujuan kuliah ini yang (kayanya) adalah supaya mahasiswa Fasilkom nanti sanggup menjadi project manager yang baik dan bisa me-manage sebuah proyek teknologi informasi, tidak tercapai sama sekali. Teori2 tentang Manpro sih diajarin, seperti bagaimana memenej budjet, memenej sumber daya manusia, memenej komunikasi, dll. Tapi kuliah ini lack of implementation. Tugas yang ada pun sayangnya tidak membuat kita sanggup memenej proyek, karena mahasiswa hanya disuruh membuat dokumen2 yang ujung2nya pun agak ngasal bikinnya. Sayang gw terjebak dengan kondisi absen kurang dari 75%. Mudah2an tidak repot mengurusnya. Langsung aja, ilmu yang gw dapet: 50% (dari total ilmu yang diberikan), keinginan untuk mempelajari lebih lanjut: 30%, karena yang penting adalah praktek, bukan teori. Prediksi nilai akhir kuliah ini: B+
  • Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Semua pasti setuju, bahwa kuliah wajib ini adalah kuliah paling menghabiskan resource waktu dan pikiran pada semester ini, karena tugas kelompoknya yang bejibun. Tapi jujur, ilmu yang diajarkan di sini amat sangat menarik, ditambah lagi metode kuliah yang dinamis, apalagi pernah melibatkan praktisi software engineering langsung dalam kuliah. Di tugas kelompok ini, gw bener2 ngerasain bedanya antara orang yang biasa berorganisasi dan bersosialisasi dengan yang tidak. Di tugas kelompok ini, team work bener-bener diuji. Syukurlah, ada tugas seperti ini, jadinya paling tidak anak2 Fasilkom yang individualis bisa belajar bagaimana caranya bekerja dalam tim. Terimakasih banyak buat PM kelompok modul gw yang dedikasinya sangat tinggi, Dyta, juga Isti, Jonathan, dan Mursal, atas kerjasama kita yang sangat menyenangkan dan nyaman sepanjang satu semester ini. Ini data kuantitatif kuliah ini: ilmu yang gw dapet: 90% (dari total ilmu yang diberikan), keinginan untuk mempelajari lebih lanjut: 50%, karena gw ga terlalu minat di sini. Nilai tambah yang didapat: ilmu interpersonal, softskill, dan memahami orang. Prediksi nilai akhir kuliah ini: A-
  • Sistem Interaksi (SI). Sebetulnya ini adalah mata kuliah pilihan bidang minat teknologi perangkat lunak, tapi tetap gw ambil untuk memenuhi jatah SKS. Selain itu, kuliah ini juga ‘nyeni banget’, jadi agak cocok dengan gw yang suka disain-disain. Tapi sayangnya, dalam pelaksanaannya, nggak se-nyeni yang dibayangkan, karena terlalu banyak teori dan guideliness yang harus dihafalkan dan dimengerti.. Sayang ilmu2 SI ga banyak yang nyangkut di otak.. Tapi satu hal yang paling menarik dari SI ini adalah tugas kelompoknya. Alhamdulillah gw mendapat kelompok yang oke punya, yang terbentuk secara ga sengaja karena semua anggotanya telat masuk kuliah, yaitu Meri, Chandra, Anjar, Lia, Pongo, Haryadi, yang bernama 7 Dwarf. Gw sangat bangga sama tim gw ini, apalagi teamwork kita di tugas proyek terakhir kemarin.. “Inget ya, dengan susah payah kita ngerjain tugas kelompok kemarin, kita harus dapet A! Kalo sampe nggak dapet A, ya, A- juga gapapa..”. Ini data kuantitatif kuliah ini: ilmu yang gw dapet: 30% (dari total ilmu yang diberikan), keinginan untuk mempelajari lebih lanjut: 30%. Nilai tambah yang didapat: kenyamanan dalam teamwork. Prediksi nilai akhir kuliah ini: A (amiin, doa’in ya..)

Itulah refleksi diri semester 5 kemarin.. Secara umum, ga ada yang berubah dari gaya dan cara gw belajar (masih SKS, -red). Yang berubah adalah sekarang gw jauh lebih santai menghadapi perkuliahan, karena yang gw hadapi sekarang adalah mata-mata kuliah pilihan yang memang gw amat tertarik di situ. Jadi, selain mata kuliah yang wajib, sudah nggak ada lagi namanya mata kuliah tentang programming dan matematika yang bakal gw ambil.

Amanah ngejalanin PMB Fasilkom 2007 yang berlangsung satu semester kemarin nggak gw anggap secara langsung mengganggu perkuliahan. Akan tetapi, sedikit efek sampingnya mungkin ada, yaitu gw seringkali lebih males datang kuliah, karena lebih memilih mengistirahatkan fisik dan pikiran yang lelah (baca: cabut kuliah) di rumah.

Kesimpulannya, semester kemarin memang benar-benar semester paling berat sepanjang 5 semester yang pernah gw jalanin. Tapi gw pikir, insya Allah hasilnya worth it dengan kesulitan yang udah dihadapi. Gw belajar banyak banget berkomunikasi dengan orang, belajar banyak banget tentang kepemimpinan, belajar banyak banget tentang memahami orang lain, belajar banyak banget tentang menghadapi konflik, belajar banyak banget memperkuat mental, dan belajar banyak yang lainnya lagi yang sulit diungkapkan di sini.

Hitung Mundur Menuju MK Fasilkom 2007

Assalamu’alaikum..

/*caution: kali ini gw bikin posting lokal, yang hanya anak Fasilkom saja yang ngerti. mohon dipahami*/

Sudah lebih dari 2 minggu ini wallpaper desktop laptop gw adalah gambar ini:

Ya, itu adalah MK, puncaknya PMB 2005. Rasa bahagia dan asiknya berada di tengah-tengah teman-teman seangkatan saat MK ini sama sekali ga bisa digambarkan dengan kata-kata.. Sama sekali tak terlupakan.. Teman-teman, apakah kita semua masih ingat rasa itu?

Sebentar lagi, adik-adik asuh kita, anak-anak 2007 juga akan mengalami momen yang sama. Bisakah kita membuat mereka merasa bahagia juga? Bisakah kita membuat MK besok juga unforgettable moment buat mereka?

Hitung mundur menjelang MK menjelang.. Setelah 2 tahun tradisi Fasilkom sempat ‘menghilang’, kini saatnya tradisi itu kembali lagi.. Dengan dukungan penuh dari pihak Fakultas yang menjadi kekuatan kita, 11 hari lagi momen puncak itu hadir..

Ayo teman-teman, hitung mundur pelaksanaan MK kita dengan mempersiapkan ini sebaik-baiknya. Bantu Alex sang PO MK, bantu Ilman dan Mia sang Wa. PO MK, bantu Rina sang PJ Acara, bantu Adit NR sang PJ Keamanan, bantu Ranu sang PJ Perlap, bantu Dyta sang PJ Tibum, bantu Meri sang PJ Mentor, bantu Sidik sang PJ HPD, bantu Evi sang PJ Kesehatan, bantu Mardi sang PJ Akademis, bantu Fynda sang PJ Danus, bantu Hilda sang PJ Konsumsi, bantu Mursal sang Bendahara, dan bantu Fithri sang Sekretaris..

~hanya sebuah luapan semangat yang harus dibagi kepada semuanya.

Apa yang Paling Inspiring Selain Melihat Teman Sendiri Sukses?

Assalamu’alaikuum..

Iya, kalo kita yang melihat tokoh-tokoh terkenal negeri ini atau tokoh-tokoh dunia yang sukses dan punya banyak prestasi saja sudah dapat terinspirasi dan ingin mengikuti jejak suksesnya.. Bagaimana kalo kita ngeliat temen sendiri, yang setiap hari bertemu dan bertatap muka, berhasil sukses dan punya suatu prestasi? Tidakkah teman-teman merasa sangat terinspirasi dan nggak mau kalah dengan mereka?

Setidaknya, itulah yang gw rasain saat gw dapet kabar setengah minggu lalu bahwa 3 orang teman saya yang bernama Ricky Suryadharma, Teddy, dan Erik Dominikus berangkat ke Singapura untuk mengikuti kontes pemrograman ACM ICPC Asia Programming Contest? Sempet kepikiran setelah denger berita ini, ah, masa sih mereka sampe ke Singapura?

Tapi, shortly setelah kabar itu dikonfirmasi benar, gw langsung tersadar dan gemetar, wah, mereka aja bisa seperti itu.. Kenapa gw nggak bisa? Mereka punya sebuah prestasi dan kelebihan, dan itu bisa mereka buktikan kepada orang lain, sehingga orang lain pun bisa mendapat manfaatnya..

Sungguh, gw sangat-amat-iri-sekali dengan banyak orang-orang yang punya banyak prestasi.. Jika gw melihat orang sukses, berprestasi, dan terkenal (yang gw nggak kenal secara pribadi) aja udah ngiri “kenapa gw nggak bisa kaya itu”, bagaimana kalo gw melihat temen yang gw kenal banget sehari-harinya, eh ternyata dia punya prestasi unggulan yang akan bermanfaat bagi orang lain? Iya kan?

Ya, gw terinspirasi dan termotivasi oleh mereka bertiga.. Terinspirasi dan termotivasi untuk menjadi manusia yang punya banyak keunggulan, banyak prestasi, dan banyak manfaat bagi orang lain..

PS: Seandainya, ya, seandainya, jika sebagian besar mahasiswa Fasilkom UI (gw langsung aja deh sebut nama Fakultas gw) termasuk gw tidak melakukan aktivitas sia-sia dengan fasilitas komputer dan internet di kampus ini (baca: download-ilegal, main game, dan anything yang ga penting lainnya), Fasilkom UI insya Allah bakal punya prestasi jauh lebih banyak dari ini, dan Fasilkom UI pasti nggak akan jadi fakultas paling ‘ga gaul’ dan ‘ga kedengeran prestasinya’ di UI.. Bismillah, mulai dari sekarang, ayo tumbuhkan jiwa-jiwa berprestasi kita, dan lakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain..

Posting Terjadwal?

Assalamu’alaikum..

Baru baca postingan Pak Nukman di sini, lalu mengecek blog yang dimaksud – Strategi Manajemen – (di sini), yang intinya adalah (buat yang males ngeklik link yang gw taro tadi, hehe), Yodhia Antariksa, pemilik blog Strategi Manajemen itu, menjadwalkan update blognya itu adalah setiap hari Senin dan Kamis. Dia mengatakan:

Blog ini di-update tiap hari SENIN dan KAMIS.

Jadi, silakan luangkan waktu Anda untuk mengunjungi blog ini secara reguler. Investasi waktu yang Anda berikan untuk mengunjungi blog ini niscaya akan berbuah optimal <dipotong di sini>

Jadi kepikiran, apakah perlu ya, gw melakukan hal seperti itu? Kalo diliat, selama ini kan postingan gw di blog ini diluncurkan sesuka hati gw aja.. Makanya wajar, pernah sampe 2 minggu ga di-update, dan pernah juga di-update sehari sekali. Ga konsisten kan? Kalo gw pikir-pikir, kasian teman-teman juga sebagai pembaca. Tiap hari bolak-balik ke blog gw ini tapi seringnya ga nemu postingan baru.. Makanya, begitu baca postingan Pak Nukman, jadi kepikiran, perlu nggak ya, gw bikin update posting terjadwal seperti yang dilakukan mas Yodhia tadi? Coba kita list dan bandingkan satu-satu kelebihan dan kekurangannya antara gw melakukan posting terjadwal seperti yang mas Yodhia lakukan, dengan posting asal sesuka hati gw seperti yang biasa gw lakukan.

Yuk kita bandingin:

POSTING TERJADWAL

Kelebihan

  • Konsistensi dan persistensi dalam menulis lebih terjaga
  • Temen-temen semua para pembaca yang paling diuntungkan, karena pasti membaca tulisan baru dalam jangka waktu tertentu.

Kekurangan

  • Dikhawatirkan nanti setiap postingan feel-nya itu karena memenuhi jadwal aja, sehingga belum tentu sepenuh hati dan pikiran

POSTING SESUKA HATI SEPERTI BIASA

Kelebihan

  • Tulisannya benar-benar dari hati dan penuh cinta (cie..). Coba baja tulisan pak Nukman tentang itu di sini.

Kekurangan

  • Konsistensi kurang terjaga, jadi bisa aja dua minggu temen-temen semua ga nemu tulisan baru di blog ini.

Wah, ternyata cuma nemu segitu aja kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Gimana menurut temen-temen semua, baiknya seperti apa? Ada tambahan tentang kekurangan dan kelebihan masing-masing metode itu nggak? Dan kalo ternyata teman-teman lebih suka posting terjadwal, usulan temen-temen itu dijadwalkanm di-update setiap hari apa ya?

Atas jawaban dan perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terimakasih.

Hormat kami,

Muhammad Ilman Akbar

Lho, kok jadi kaya bikin surat?

Pembajakan Software: Klasik, tapi Nggak Selesai-selesai

Assalamu’alaikum..

Kemarin Jum?at siang (30 November 2007) baru aja ngikutin presentasi (eh, lebih tepat jadi moderator ding) dari Business Software Alliance (BSA) di Aula Fasilkom tentang Dunia Digital yang Legal dan Aman. Intinya presentasi tadi, adalah (lagi-lagi) tentang pembajakan software di Indonesia.. Di tulisan ini gw mau sedikit cerita tentang presentasi tadi, yang gw 100% setuju dengan itu..

Sebelumnya, ada yang udah tahu tentang BSA? Intinya, BSA adalah organisasi nirlaba berskala global yang bertujuan untuk mempromosikan dunia digital yang aman dan legal. Member-nya adalah adalah perusahaan-perusahaan IT kelas dunia, yang semuanya sama-sama fight against piracy.

Oke, kembali ke masalah pembajakan. Sebenernya, apa sih yang dimaksud dengan pembajakan software (software piracy)?

Pembajakan software adalah setiap bentuk perbanyakan atau pemakaian software tanpa ijin atau di luar dari apa yang telah diatur oleh Undang-Undang Hak Cipta dan perjanjian lisensi.

Apa aja jenis2 pembajakan software yang ada?

  • End user piracy. Ya itu pembajakan yang biasa kita (sebagai pengguna akhir-end user) lakukan, memakai program-program illegal..
  • Retail piracy & counterfeiting. CD-CD yang dijual di mangga dua itu yang harganya 5000 – 20.000 itu..
  • Internet piracy. Download-download dari rapidshare atau segala tempat illegal (bukan dari website resmi programnya).
  • Harddisk loading. Pas kita beli komputer rakitan dari Mangga Dua, komputer kita diisiin Windows dan berbagai program kaya Office dan AntiVirus.

Semua di antara yang di atas nggak ada yang lebih bener atau lebih salah. Semuanya salah karena itu semua pembajakan!

By the way on the busway, kita bisa memakai software bajakan kan karena emang software bajakan ada di mana-mana. Bagaimana kita nggak tergoda make software bajakan, kalo software bajakan itu ada dimana-mana? Oke, kenapa sih, pembajakan software makin marak?

o Proses penggandaan software semakin mudah. Produsen software makin canggih bikin software-nya anti dibajak, tapi para pembajak pun makin canggih mencari cara supaya software-nya bisa dibajak, dengan adanya crack, keygen, dan sejenisnya itu. Penggandaannya pun makin gampang, tinggal taruh aja installer software plus crack atau keygen-nya di internet, lalu sebarkan link-nya, maka pembajakan pun terjadilah.

o Kurangnya kesadaran dan budaya masyarakat untuk menghargai hak cipta atas software. Cih, ini tipikal orang Indonesia: mau enaknya sendiri, nggak mau repot, mau yang gratisan, dan nggak sadar kalo udah ngerugiin orang lain. No komen lagi ah.

o Sikap acuh terhadap konsekuensi hukum yang timbul akibat pembajakan software. Lihat aja pasal 72 Undang-Undang Hak Cipta kita, di situ tertulis konsekuensi hukum dari pembajakan software. Meskipun, pelaksanaannya di lapangan terbentur dengan poin setelah ini.

o Faktor penegakan hukum dan perangkat perundang-undangan di bidang hak cipta. No komen, kita udah sama-sama tahu kalo law enforcement di Indonesia belum cukup OK. Tapi paling nggak, meskipun masih momentual, sudah ada razia-razia yang dilakukan oleh polisi terhadap mal2 maupun warnet2.

Apakah teman-teman berpikir kalo ngebajak software itu sah-sah aja dan nggak ngerugiin siapa-siapa? Bahkan bilang dengan make software bajakan kita bisa lebih pinter make komputer? SALAH! Mungkin iya saat ini teman-teman ngerasa aman make software bajakan, bagaimana jika suatu saat nanti? Kalo nggak di dunia, ya pasti di akhirat kita bakal di-hisab karena make program bajakan. Nggak lucu kan, kita harus mampir ke neraka dulu karena ke-gap (ya iyalah pasti ke-gap) sama Tuhan di dunia dulu kita pake software bajakan, dimana make software bajakan = melakukan pencurian?

Lalu-lalu, sebenernya apa sih ruginya kalo make software bajakan? Wah, banyak!

  • Menghancurkan industri software lokal dan merugikan distributor software lokal yang tidak mampu bersaing secara sehat dengan distributor software bajakan. Mungkin teman-teman yang nggak berada di industri IT nggak terlalu sadar tentang ini, tapi pembajakan software jelas-jelas merugikan industri software tanah air. Bayangin aja, perusahaan software dalam negeri susah payah ngebikin software yang nggak kalah canggih dan punya harga yang jauh lebih murah dibanding bikinan Microsoft, Adobe, Corel, dll itu, tapi karena pembajakan, masyarakat Indonesia lebih suka memakai software bajakan (yang murah) yang udah familiar itu.. Ngerugiin banget nggak sih? Menghalangi orang berusaha dan cari makan..
  • Merugikan konsumen. Ya, jelas ngerugiin kita. Gw punya bukti empiris (bukan hasil penelitian mana-mana, tapi ini nyata di beberapa temen gw) bahwa orang yang make software bajakan komputernya cenderung sering error, karena nggak ngejaga komputernya (cenderung ngasal nginstall dan nggak ngejaga kompienya). Sedangkan yang software-nya (terutama sistem operasi) asli, biasanya lebih jarang error. Mau bukti? Silakan kirim email ke gw.
  • Merugikan perusahaan pembuat software yang karyanya dibajak, mengurangi gairah investasi dan gairah untuk berkreasi. No komen ah, soalnya mirip dengan nomer satu. Semuanya gw pikir sama-sama ngerti, kalo kita susah payah punya ide untuk bikin software eh terus softwarenya dibajak, mana semangat kita buat ngelanjutin bikin software itu. (lho, katanya ga mau komen)
  • Secara keseluruhan, pembajakan merugikan ekonomi suatu negara dari sektor pajak, tenaga kerja, dan sebagainya. Namanya juga mencuri. Yang namanya mencuri mana ada sih, yang nggak ngerugiin negara? Dengan membeli dan memakai software bajakan, kita udah nguntungin pembajak dan ngerugiin negara. Kenal yang namanya pajak kan? Setiap kita beli software asli, kita udah ikut meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak karena harga yang kita bayar itu udah termasuk pajak. Pembajak mana ada yang bayar pajak?

Jadi, memakai software bajakan PASTI merugikan semua orang, termasuk diri kita sendiri. Kalo masih ngerasa nggak bersalah make software bajakan, wah, gw bisa bilang bahwa hati orang tersebut udah keras membatu karena nggak tahu kalo dia udah melakukan kejahatan.

Teman-teman semua, bangsa Indonesia sudah memiliki itikad baik untuk memberantas pembajakan software, hal ini terbukti dengan berkurangnya presentase pemakaian software bajakan: 88% (2003) menjadi 87% (2004-2005) dan 85% (2006). Maksud dari presentase itu adalah misalnya ambil 100 komputer secara acak, 85 di antaranya pasti memiliki software bajakan ter-install di dalamnya.

Kesimpulan yang dapat gw ambil dari presentasi itu adalah:

  • Percayalah teman-teman, segala sesuatu yang ilegal (misalnya software bajakan) itu, suatu hari nanti, pasti akan merugikan kita.
  • Tidak usah menunggu pemerintah, polisi, atau pihak lain untuk menghentikan pembajakan software. Pembajakan software di Indonesia bisa berhenti dimulai dari diri kita sendiri, minimal dengan tidak meng-install software bajakan di komputer kita.
  • Kalau kita punya itikad dan niat baik untuk menghentikan pembajakan (dan gw pikir kita semua pasti punya itu), selalu ada solusi untuk menghentikan pembajakan software itu. Misalnya adalah dengan menggunakan software gratisan (freeware atau open source) sebagai pengganti software bajakan yang ada. Misalnya Microsoft Office gantilah dengan Open Office, Photoshop gantilah dengan GIMP, dan sebagainya.

Ayo dilanjutkan lewat diskusi di komentar, karena topik ini cukup seru untuk didiskusikan bareng-bareng. Ayo kita bareng-bareng stop pembajakan software di Indonesia!