Gagal itu Memang Benar-benar Keberhasilan yang Tertunda

Assalamu’alaikum..

Hari ini cukup unik, karena seharian tadi 3 kali berkomunikasi dengan 3 klien bisnis yang berbeda..

  • Pagi-pagi ditelepon mas Supri, dari Jati Center, usaha furniture dari bahan kayu jati.. Ini proyek ke-3 dari Univind, perusahaan saya..
  • Beberapa menit kemudian, ditelepon Mbak Melisa, kakaknya kakak kelas saya (nah lho, bingung kan?) yang mau nikah.. Websitenya di www.segeranikah.com. Dia udah ngelihat website yang saya bikin, dan punya beberapa komentar.. Selasa besok mau ketemu lagi buat revisi beberapa bagiannya..
  • Siangnya, pukul 10.30 ketemu dengan (calon, insya Allah!) klien di FE UI.. Mereka mau bikin website e-commerce.. Mudah-mudahan proyek ini bisa goal dan berjalan sukses

Di perusahaan saya ini, kegagalan dan keberhasilan datang silih berganti.. Walaupun sudah 3 proyek Alhamdulillah berhasil dijalankan, ada lebih banyak lagi prospek proyek yang gagal.. Totalnya ada 4 calon proyek yang gagal tembus..

  • MCC.. Ini adalah proyek awal banget Univind.. Dapetin proyeknya juga bukan karena tembus proposal langsung ke klien, tapi dapetnya dari kakak kelas.. Kisah lengkapya sudah pernah saya ceritakan di sini dan sini.
  • ? *** (nama perusahaan disamarkan, demi menjaga kredibilitas). Saya dan Kamal sudah pernah ketemu kliennya langsung di kantornya di Buncit, dan sampai deal soal harga.. Tapi Univind putuskan untuk membatalkannya, karena ada indikasi korupsi (yaitu imarkup nilai proyek).Alhamdulillah Univind (saat itu namanya masih Apadonk) masih punya hati jernih dan pikiran yang sadar..
  • C&G Training Network. Saya dan Eko sudah sampai ketemu kliennya di Menara Bidakara Pancoran, sampe ngedemoin dummy websitenya segala.. Akan tetapi, saat bicara masalah harga, ternyata harga yang kita tawarkan (jumlahnya rahasia perusahaan ya =P) terlalu mahal buat mereka bayar.. Kita masih nggak habis pikir saat itu, buat perusahaan yang bisa sewa kantor di Menara Bidakara Pancoran, masa sih, anggaran buat bikin websitenya nggak setinggi itu..
  • KDK Technologies. Anak perusahaan Radiant Centra Nusa ini ingin membuat website, sekalian sebuah sistem untuk memfasilitasi pelamaran kerja (job vacancy). Link dari proyek ini didapatkan dari Yudi, kakak kelas saya yang bekerja di sana.. Saya dan Eko lagi udah ketemu langsung dengan bossnya yudi, yaitu managernya langsung, dan sudah sedikit ngobrol tentang requirement.. Akan tetapi, saat kita mem-followup dengan mengirim proposal penawaran, ternyata proposal itu tidak disetujui, karena (lagi-lagi) harga yang kita tawarkan terlalu tinggi.. Padahal (lagi-lagi) kita berpikir harga yang kita tawarkan sudah sesuai dengan perusahaannya dan produk yang nantinya akan dihasilkan.. Sayang, mereka tidak menawar harganya dulu..

Intinya, teori-teori tentang kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda itu memang benar adanya, dan perusahaan saya sudah mengalaminya.. Satu demi satu kegagalan yang sudah kita dapatkan bisa diambil semua hikmahnya.. Contohnya yang masalah harga penawaran yang terlalu tinggi.. Saat menjajaki calon klien website e-commerce seperti yang tadi disebut di atas, kita jaga-jaga tidak memberi harga terlalu tinggi.. Alhamdulillah responsnya sejauh ini cukup positif. Meskipun harganya sedikit lebih rendah dari ekspektasi kita dan artinya Univind harus sedikit bersabar dalam mengerjakan proyek ini, kita punya harapan besar, bahwa nantinya Univind pasti terus grow up, termasuk dalam hal kredibilitas dan profesionalitas..

Menjadi entrepreneur tetap jauh lebih asik dibandingkan dengn menjadi karyawan atau pegawai biasa, karena banyaknya wawasan yang akan didapatkan dari berbagai macam klien.. Belajar dari pengalaman, bukan hanya dari teori-teori textbook yang diajarkan di ruang-ruang kelas, itu jauh lebih worth it untuk didapatkan ilmunya..

Ayo, tetap semangat berbisnis, teman-teman!

Wassalamu?alaikum..

Iklan

9 pemikiran pada “Gagal itu Memang Benar-benar Keberhasilan yang Tertunda

  1. saya akur dengan pak ilman! keberhasilan itu adalah keberhasilan yg tertunda.. selama masih ada air dan udara.. tidak ada kata gagal! yang ada hanya kata belum berhasil! setuju kan pak? 🙂

    Suka

  2. waahhh hebatnya….di usia muda kau sudah punya bisnis yang handal! inspiratif! jadi mau ikutan…tapi…bisnis apa yah?korek kuping tukang gosip? 😛 btw,univind itu dari kata universitas indonesia yah? 😛

    Suka

  3. teman-teman semua, maaf baru bisa bales komentarnya.. akhir-akhir ini workload saya banyak, jadi tidak bisa fokus membalas satu persatu komentar yang ada..

    saya coba balas satu-satu ya..

    @yudhaoke
    ini lagi bagi-bagi pengalaman kan yud.. :p

    @sidicx
    jadi kompetitor juga gapapa kok dik, biar makin semangat bisnisnya..

    @RBK
    terimakasih oom! semangatin gw selalu yaa

    @d
    setuju sekali! gagal berjuta-juta kali akan terlupakan dengan kesuksesan satu kali saja kan?

    @tris
    kok tahu tris, univind: universitas indonesia? hehe, emang kepanjangannya itu..

    Suka

  4. Man mw kasih saran, knp ngak yang anak FE lo tawarin Blog e-commerece. anyway, Blog itu leader of social media Man… 😉 .

    well kalo komen judulnya..menurut gw kegagalan itu bukan sukses yang tertunda tapi sukses berupa hikmah yang harus bisa kita baca hikmahnya….ngutip Om Bob sadino sih.. 😎

    oh ya, gw mo review Univid lo yah…boleh…
    Arham
    http://Road-entrepreneur.com

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s