Tidak Lagi Menyarankan Untuk Melepas Batere Laptop

Assalamu’alaikum..

Sebelumnya, saya memiliki kebiasaan melepas batere laptop saat batere laptopnya sudah penuh di-charge jika masih ingin memakainya beberapa lama lagi, untuk kemudian menjalankan laptop dari listrik langsung. Kebiasaan ini terbukti dapat memperpanjang umur batere laptop, karena jika batere laptop sudah penuh masih di-charge, batere tersebut akan menjadi panas, dan mempercepat tingkat kebocoran batere.? Hal ini terbukti setelah menggunakan program MobileMeter, yaitu sebuah program untuk mengetahui informasi perangkat keras laptop, juga untuk melihat tingkat konsumsi daya, kecepatan prosesor, dan temperatur. Pada MobileMeter, ada bagian informasi persentase tingkat kebocoran batere (wear level). Begitu saya bandingkan dengan laptop teman-teman saya yang umur laptopnya seumuran, wear level laptop saya jauh lebih rendah dibandingkan milik laptop teman-teman..

Saya selalu meminimalkan penggunaan batere, sehingga tingkat kebocorannya rendah, dibandingkan dengan milik teman-teman saya yang selalu menggunakan batere, di-charge jika batere kosong, dan kembali lagi menggunakan batere setelah baterenya di-charge penuh (mencabut adaptor laptop). Atau ada juga beberapa teman yang setelah batere laptopnya penuh, adaptor laptopnya tidak dicabut, dan terus menerus berjalan dalam mode listrik dengan batere masih menempel.

Sebelumnya saya berpikir kebiasaan ini sangat bagus, karena terbukti mengurangi tingkat wear level. Akan tetapi, saat menjalankan kebiasaan itu, saya sering memiliki masalah. Laptop saya tidak bisa di-shutdown sama sekali, walaupun Windowsnya tidak dalam kondisi hang. Walaupun di-shutdown dari task manager, Windows laptop saya sama sekali tidak ada tanda-tanda mau shutdown. Dan backlight LCD saya tidak mati, walaupun lid atau penutup laptopnya saya tutup. Biasanya setelah lid laptop ditutup, backlight LCD langsung mati, dan komputer masuk dalam mode hibernate. Tidak ada jalan lain untuk mematikan laptop selain menggunakan force shutdown, alias cabut kabel listrik..

Saya mengambil kesimpulan hal ini terjadi karena saya punya kebiasaan di atas, karena masalah tersebut hanya terjadi saat laptop saya sedang berjalan dari listrik langsung dengan batere laptop yang dilepas. Saat batere laptopnya dipasang, Alhamdulillah belum pernah terjadi hal seperti ini..

Bagi beberapa teman saya di kampus yang kemarin pernah saya sarankan untuk melepas batere laptopnya saat sudah penuh di-charge dan masih ingin memakai laptopnya lagi untuk waktu lama, saya menarik usulan dan kebiasaan saya itu. Biarlah, wear level-nya meningkat dengan cepat, daripada keseluruhan hardware di laptop saya (terutama LCD dan motherboard yang rentan terhadap kerusakan listrik) rusak karena sering force shutdown.. Akan tetapi, jika teman-teman tidak mendapatkan masalah seperti itu, lanjutkan saja kebiasaan saya itu, karena terbukti menyehatkan batere laptop kita..

Wassalamu’alaikum..

Iklan

13 pemikiran pada “Tidak Lagi Menyarankan Untuk Melepas Batere Laptop

  1. aloo bang Ilman..
    saya mau tanya nh?? saya pake Wearnes Quadra 1012 B, emng menurut referensi bang ilman, apa sih keuntungan dan kerugian seringnya copot batere klo udah penuh and menggunakan source listrik langsung ke laptop??
    thnxs ya……..

    Suka

  2. halo juga jumadi..
    secara teori batere, setiap batere dicas (istilahnya charge cycle), batere lithium akan semakin berkurang kapasitasnya sedikit demi sedikit..

    nah, kalo batere penuh dicopot, artinya kan kita mengurangi penggunaan laptop, sehingga batere laptop tidak sering dicas.. sehingga, umur batere akan lebih awet.. itu keuntungannya..

    kalo kerugiannya.. makin sering batere dicopot2 gitu, engsel pengunci baterenya bisa rusak.. terus, kalo dalam kasus laptopku ini, laptopnya jadi ga bisa shutdown.. padahal, secara teori, harusnya nggak ngaruh antara batere dicopot dengan ga bisa shutdown..

    gitu menurutku..

    ini ada artikel menarik di blog orang tentang ini: http://fajarz.wordpress.com/2007/07/30/fakta-mitos-dan-merawat-batere-notebook/

    Suka

  3. maap, mo nanya nie….laptop ane g bs di shutdown, mo di restore jg g bs. bg yg tau solusinya please bgt dong infonya via mail di “imed_heboh@yahoo.co.id”.
    😥 😥 😥

    Suka

  4. kasus yang sama seperti saya, batre acer saya sekarang cuman kuat 15 menit, karena sering saya hidupkan laptop dalam keadaan batre plug dalam 3-4 hari berturut2 nggak mati.

    alhasil yah itu batre nyangga kuat lama2.

    tapi klo batre dicabut yah nggak bisa shutdown

    tapi saya berfikir lebih baik mengorbankan batre daripada hdd, processor, hddext dan parahnya dokument saat melakukan coding dan design yang software saya pakai nggak ada fasilitas recover,, tapi denger2 di glodok ada yang bisa benerin batrenya..

    Suka

  5. #6 arizane
    batere yang ngedrop emang udah pasti terjadi suatu saat, sesuai dengan lama pemakaian.. dan yang gw tahu sih kalo udah ngdrop gitu ga bisa diperbaikin lagi..

    Suka

  6. salam kenal mas ilman…

    saya juga punya kebiasaan seperti mas ilman,kalo lagi dirumah pasti saya jalankan laptop dari listrik langsung dengan mencopot batere.frekuensinya sering sekali..

    Nah,suatu saat terjadi mati listrik sampai 2x,karena ga pake batere otomatis lappie juga ikut mati (ya iya laaaah..) :mrgreen:

    kalo sering kena mati listrik gitu,apa pengaruihnya buat laptop ya mas??selama ini sih belom pernah error,hang ato bluskrin..
    Thx

    Suka

  7. alo kak….
    mw tnya neh….
    sya pernh mencopot baterai laptop sya,,,, sya menggunkannya dg listrik. g sengaja ada yg mencabut adaptor sya sehingga laptop sya mati. sudah 3x gitu,
    nah skrng sya ga copot2 baterai lg. pas sya ge charging, trus dah penuh sya cabut adaptornya, eh malah hibernate. gmn ya????
    thanks…

    Suka

  8. Gini yah smua, gak usah pake acara pusing dah mikirin batre.
    Laptop pada umumnya punya fitus discharge ketika batre sudah penuh.
    Jadi ketika batre sudah penuh, laptop ngambil power langsung dari adaptor.

    Suka

  9. itu mungkin settingan power management yang beda kak? kalo ga salah nemu di control panel bagian power management action2 yang dapat dibedakan antara power plugin dan battery mode kak.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s