pengalaman pertama download eh donor darah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Waw, tadi gw baru mengalami pengalaman pertama yang menakjubkan.. Kalo baca judul post ini, pasti tahu, kalo gw baru pertama kali mengikuti download (kok refleks nulis download terus sih?) eh donor darah..

Sedikit info aja, acara donor darah ini adalah rangkaian kegiatan Charity Week, yang diadakan oleh bidang Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UI. Kegiatan ini tepatnya dilaksanakan oleh anak-anak angkatan 2006 yang ikut magang di bidang Pengmas..

Buat yang belum pernah ikut donor darah, gw sangat menyarankan untuk ikut, karena percayalah, tidak sakit sama sekali (sakit dikit ding!), dan tidak menyeramkan.. Malahan kita bisa dapet pahala kebagikan karena kita menyumbangkan darah kita untuk kebaikan orang lain yang membutuhkan darah segar (halah, kaya drakula aja..)

Gw jelasin sedikit deh, tentang tahapan2 yang gw lalui tadi.. Mudah2an bisa mendorong semangat untuk mendonorkan darahnya.. Karena jujur, awalnya gw ragu-ragu karena takut. Alhamdulillah akhirnya bersedia juga, dan gw ngerasain plong dan seneng banget..

Pertama, tentu saja daftar dulu. Kedua, setelah daftar, kita dicek dulu: golongan darahnya, tekanan darahnya, punya penyakit apa, hemoglobinnya cukup atau tidak. Istilah kerennya: Audisi. Ada banyak temen gw yang nggak lulus audisi. Ada yang hemoglobinnya kurang, ada yang tekanan darah rendah, ada yang sakit, dll.. Alhamdulillah gw lolos audisi. Tekanan darah 130/90 masih normal, jumlah hemoglobin cukup, tidak menderita penyakit berat, dll..

Di tahap ini kita juga di tes golongan darahnya. Gini proses pengetesan golongan darah: Ujung jari kita ditusuk dengan semacam alat yang mengeluarkan jarum. Lalu keluarlah setetes darah dari ujung jari kita. Tidak sakit, hanya seperti digigit semut –> Ini tidak bohong! Bagi yang tegang dan takut disuntik mungkin akan merasa sakit kali ya? Makanya jangan tegang! Tadi gw juga nggak takut, karena mbak yang meriksa gw di awal ramah banget.. Sampe gw selesai donor darah juga masih becanda sama mbaknya itu..

Setelah diambil sedikit darah dari ujung jari, darah itu diteteskan dua bagian ke piring kaca kecil, lalu masing2 bagian diteteskan cairan yang berbeda. Teorinya ada, tapi yang jelas itu buat ngecek golongan darah..

Setelah tahap ‘audisi’ selesai, sampailah kita pada babak spektakuler (fuih, Idol banget..). Gw jelasin sedikit tahapannya: Pertama kita tidur di ranjang.. Lalu, mbak-mbak (soalnya gw dapet mbak-mbak) atau mas-mas dari PMI yang akan mengambil darah kita mempersiapkan diri. Mbak-mbaknya nyuruh kita mengepalkan tangan, setelah itu lengan kita (kiri/kanan) lalu dibungkus dengan alat pengukur tensi darah dan diukur kembali tensinya, dan lengan kita pun terkena tekanan. Mbak-mbaknya lalu menekuk lengan kita, dan diluruskan kembali. Sepertinya ini adalah teknik2 khusus untuk mencari titik penusukan jarum buat donor. Yang dicari adalah pembuluh darah vena yang memiliki tekanan paling kuat untuk mengeluarkan darah.. Jadi, donor darah itu mirip sulap juga sebenernya.. Tanpa alat apapun untuk menyedot darah, darah dari lengan kita keluar begitu saja hingga memenuhi kantung darah. Kuncinya adalah tekanan dari jantung yang namanya tekanan diastole (atau sistole?), yaitu tekanan darah menuju jantung..

Udah ah pelajaran biologinya.. Setelah mbak-mbaknya menentukan titik untuk ditusuk, mbak-mbaknya mempersiapkan kantong darah yang masih kosong. Buat yang mau mendonorkan darahnya, perhatikan, kantong kosong itu, dalam 10-15 menit, akan penuh terisi darah kita.. Mbak-mbaknya lalu mengoleskan alkohol dan iodium (bahasa pasarnya: Betadine) ke daerah yang akan ditusuk. Setelah itu, inilah bagian yang terasa paling mengerikan (nggak ding, soalnya gw nggak ngeri) buat orang-orang yang belum pernah donor darah: penyuntikan jarum! Gw nggak usah ceritain cara nusuknya kan? Pokoknya, rasanya mirip dengan penusukan jarum di ujung jari tadi, tapi sedikit lebih ada rasa ngilu. Tapi, rasa sakit dan ngilu ini masih ada di ambang batas yang bisa ditahan orang dewasa kok.. Tenang aja.. Gw, yang nggak tega ngeliat yang kaya begini, lebih memilih memejamkan mata daripada ngeliat langsung jarum ditusuk. Gw percaya, ini mengurangi rasa khawatir dan tegang.

Kalo kita ngerasa pusing dan lemes saat darah kita keluar, kata mbak-mbaknya, proses donor darah bakal dihentiin.. Hal ini terjadi katanya sama orang yang baru pertama kali donor darah.. Mungkin dia ngerasa tegang dan syok, jadinya saat donor dia tiba-tiba pusing.. Makanya, santai aja oke?

Singkat kata, 10-15 menit kemudian, kantung darah yang tadi kosong penuh terisi darah kita. Mbak-mbaknya pun melepas jarum dari tangan kita, dan lagi-lagi, gw memilih merem daripada ngeliatin ini. Setelah dicabut, lengan kita ditekuk untuk menghentikan darah keluar, lalu diberi plester dan salep. Setelah selesai, bangunlah gw dari ranjang, dan roti serta susu coklat sudah menanti.. Nyamm…

Tanpa terasa, dalam 10-15 menit, 250-300 cc darah kita sudah kita sedekahkan untuk orang lain.. Kata mbak-mbaknya, donor darah rutin (3 bulan sekali) membuat sirkulasi darah kita lancar.. Oh iya, katanya efek setelah kita donor darah bikin kita lemes ya? Ah, gw nggak percaya.. Alhamdulillah, abis donor darah, gw masih semangat kok.. Masih bisa rapat, masih bisa ketawa2, dll.. Tergantung orangnya kali ya?

Mbak-mbaknya juga bilang, selama 3 hari ke depan, tangan yang abis digunain buat donor nggak boleh dipake buat ngangkat yang berat-berat.. Kalo dilanggar, ada kemungkinan tangannya bengkak..

Oke, itulah pengalaman pertama gw mendonor darah.. Insya Allah gw nggak kapok buat ngedonorin darah gw lagi 3 bulan lagi.. Mudah2an abis pada baca postingan gw ini jadi tertarik buat ikutan donor darah juga..

Oke2..

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Iklan

2 pemikiran pada “pengalaman pertama download eh donor darah

  1. emang gak sakit kok, [ada sieh, dikit !] tapi bisa di tahan lah,,

    pokoknya, ikut donor darah, gak rugi deh, sirkulasi darah kita juga bisa lancar dan makin bersih,

    😉

    Suka

  2. Numpang lewat.. ^^

    Sejutu!! Dondar (donor darah) itu guna banget buat meringankan penderitaan saudara-saudara kita.
    Kalo ngerasa ini hanya sebuah omong kosong, coba sekali-kali berkunjung ke Pusat Thalassemia di RCSM. Liat deh, di sana banyak banget adik-adik kita yang jauuuhhh lebih nggak beruntung karena kena thalassemia, dan mereka.. harus menjalankan transfusi darah SEUMUR HIDUP!!

    Bisa diliat juga gimana wajah mereka.. wajah orang tua mereka.. (yah emang harus ngeliat sendiri sih karena ini undescribeable)

    Tetap ajakin teman-teman kamu buat ikut donor darah ya.. Insya Allah kebaikan kalian dibalas dengan balasan yang lebih baik oleh Allah. 😆

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s